Budiman Sudjatmiko diperkirakan tidak lagi bisa melenggang ke Senayan. (tagar.id)
Budiman Sudjatmiko diperkirakan tidak lagi bisa melenggang ke Senayan. (tagar.id)

Budiman Sudjatmiko memiliki popularitas tinggi di Jawa Timur (Jatim) VII. Dia memiliki track record yang terbilang mumpuni melalui sepak terjangnya, baik sebelum hengkang dari Partai Rakyat Demokratik (PRD) maupun setelah bergabung dan menjadi anggota DPR RI dari PDI-Perjuangan. 

Tapi, di Pemilu 2019 ini, dirinya disebut-sebut terjungkal dari perebutan kursi DPR RI. Berada di dapil neraka, yakni Dapil Jawa Timur VII yang meliputi Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi, Budiman memang harus bersaing ketat dengan rival politik dari partai lain maupun dari partainya sendiri, yaitu mantan Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo yang bertengger di posisi pertama di urutan caleg PDI-Perjuangan. 

 Budiman, yang sebelumnya lolos ke DPR 2014-2019 dari Dapil Jawa Tengah VIII (Banyumas dan Cilacap), hanya berada di urutan keempat dalam perolehan suara untuk PDI-Perjuangan. Total PDIP mendapatkan sekitar 425 ribu suara dari Dapil Jatim VII.

Kabar kegagalan Budiman tersebut sontak mengisi berbagai media sosial (medsos). Banyak warganet yang tidak percaya mantan tokoh reformasi ini terjungkal di dapilnya.

Akun Veram 137 menulis dengan nada tak percaya: "Serius? Mas Budiman dan Bang Ara (Maruarar Sirait) tersingkir?.."

Senada dengan ninopermadi yang menuliskan ketidakpercayaannya terkait Budiman yang tidak bisa lagi melenggang ke Senayan. "Bang @BudimanInovator beneran tidak masuk parlemen? Fix ini??" tanyanya yang diikuti emoticon sedih.

Banyak warganet lain  menyayangkan Budiman tidak lagi bisa bersuara di parlemen. Bahkan, warganet pun menyampaikan kesedihannya dalam berbagai komentar. 

Akun bebendkopral menuliskan: "Akankah Budiman bersuara lagi setelah hengkang dari Senayan.." ujarnya. Sedangkan warganet lainnya pun memiliki skenario lain untuk Budiman.
"Budiman jadi jubir presiden aja..." tulis yuniwardhana.

Pernyataan yuniwardhana tentunya mendapat respons balik warganet lainnya. Dengan melihat perolehan suara serta adanya pergeseran jubir presiden yang kini dipastikan menjadi anggota DPR RI, yaitu Johan Budi, maka bisa saja Budiman pun masuk menjadi jubir Jokowi.

Di Dapil Jatim VII yang dikenal menjadi basis Partai Demokrat, rival Budiman salah satunya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Bahkan, Ibas dipastikan kembali melenggang menjadi anggota legislatif periode 2019-2024.

Hasil rekapitulasi internal, Partai Demokrat di Dapil Jatim VII memperoleh lebih dari 413 ribu suara. Sedangkan suara personal Ibas mencapai lebih dari 256.577.

Melalui akun medsosnya, Budiman menuliskan rasa pasrahnya kalau benar gagal kembali melenggang ke Senayan di Pemilu 2019. 
“Saya dulu ’mati’ dalam pertarungan kebebasan, lantas ’hidup’ lagi di 1998. ’Hidup’ berlanjut demi kesetaraan lewat @UUDesa dan lanjut ’hidup’ untuk periode ke-2. Kini saya ’mati’, tapi siap untuk ’hidup’ lagi bertarung guna kemajuan. Satu hal pasti: hidupku tidak membosankan,” tulis Budiman.

Warganet lainnya mencoba mengupas kekalahan Budiman secara panjang di kolom komentar seperti di bawah ini.