Tersangka bersama barang bukti diamankan di kantor BNN Kota Kediri. (eko Arif s /JatimTIMES)

Tersangka bersama barang bukti diamankan di kantor BNN Kota Kediri. (eko Arif s /JatimTIMES)



Ari Julianto (37) residivis  asal Jalan Ngadisimo Gang 2 Buntu Kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kota, Kota Kediri ini harus kembali berurusan dengan hukum dalam kasus yang sama yaitu, narkoba.

Pria yang sehari harinya bekerja serabutan tersebut, untuk kali kedua kembali ditangkap Tim Berantas BNN Kota Kediri, di Jalan Jendral Ahmad Yani,tepatnya di jalan raya depan Yonif 521. 

Dalam penggeledahan, ditemukan barang bukti sabu- sabu seberat 15, 36 gram dalam beberapa paket. Barang terlarang tersebut hendak didistribusikan kepada konsumennya di Kediri.

Kepala BNN Kota Kediri AKBP Bunawar mengatakan, sebelumnya pada tahun 2017 bersangkutan pernah ditangkap dalam kasus serupa. Namun saat itu, tersangka berstatus hanya sebagai pemakai.

"Bahwa yang bersangkutan ini sudah kedua kali diproses. Kasus Narkotika juga hanya sebagai pemakai. Tahun 2017 saat itu ditangkap BNN Kota Kediri juga," ungkap Bunawar saat menggelar press rilis, Senin (6/5/19) siang.

Usai ditangkap, tersangka menjalani masa tahanan kurang lebih 6 bulan lamanya di Lembaga Permasyarakatan.

Selepas menjalani hukuman, tidak membuat Ari Julianto jera, ia malah kembali terjerumus dalam dunia kelam Narkoba, kali ini statusnya menjadi pengedar. "Dia menjadi target operasi kita sudah lama," ucap Bunawar.

Kepada tersangka, penyidik menjeratnya dengan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2).

 


End of content

No more pages to load