Abdurrahman Assiten III mewakili Wabup Malang Sanusi memberikan apresiasi kepada siswa dan guru berprestasi dalam Hardiknas 2019 (Nana)
Abdurrahman Assiten III mewakili Wabup Malang Sanusi memberikan apresiasi kepada siswa dan guru berprestasi dalam Hardiknas 2019 (Nana)

Kualitas pendidikan diukur dengan capaian prestasi. Baik di tingkat internasional, nasional, provinsi maupun di skala kabupaten itu sendiri. Serta bukan hanya didominasi oleh prestasi akademik saja tapi juga non akademik. Sebagai bagian dalam menyelaraskan kepintaran akademik serta minat bakat.

Hal ini pula yang diperlihatkan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Malang. Dengan banyaknya prestasi yang disabet para siswa SD sampai SMP sampai para pendidiknya.
Dalam Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diselenggarakan di lapangan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Berbagai prestasi tersebut disampaikan sekaligus para siswa dan guru berprestasi mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

"Ada 13 siswa berprestasi di tingkat internasional, nasional sampai tingkat daerah yang telah menyumbangkan nama harum pendidikan Kabupaten Malang. Plus 5 dari pengawas, guru serta kepala sekolah berprestasi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Hidayat melalui Plt Sekertaris Dinas Puji Hariwati, Kamis (02/05/2019) kepada MalangTIMES.

Bukan sembarang prestasi yang telah disumbangkan para siswa di Kabupaten Malang ini. Tapi prestasi bergengsi di tingkat internasional dan nasional. Sebut saja siswa SD bernama Shakira Marini Putri asal SEN 2 Mangliawan, Pakis, yang menyabet juara 3 Bali Internasional Kungfu Championship.

Sedangkan di tingkat nasional, M Nararya Bimasakti dari SDN 5 Saptorenggo, Pakis, menjadi juara 3 di Bifins Swimming KU-1000 Putra. Diikuti dua gelar nasional dijebak kejuaraan O2SN SD Cabor Kuda Atletik yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Juara 1 diraih Elsa Tantia dari SDN Sukorejo, Tirtoyudo, dan Annur Rizky dari sekolah yang sama, menyabet juara 3.
 

Abdurrahman mewakili Wabup Malang bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Malang memberikan apresiasi atas prestasi tinggi siswa dan guru (Nana)


Prestasi tingkat Provinsi Jatim di bidang MTQ Putra dan Putri pun membanggakan. Juara 1 untuk kedua siswa dari SDN 1 Jatiguwi, Sumberpucung dan SDN 2 Pakiskembar, Pakis. Prestasi lainnya di tingkat SD juga cukup mendominasi kejuaraan tingkat Provinsi Jatim.

"Berbagai prestasi tersebut memperlihatkan bahwa kualitas siswa SD kita juga tidak kalah dengan sekolahan lainnya. Ini yang akan kita terus tingkatkan, khususnya nanti terkait prestasi akademiknya," ujar Puji.

Di jenjang SMP, siswa Kabupaten Malang juga mengharumkan nama Bumi Arema. Dimana siswa SMPN 1 Turen bernama Aditya Rio menyabet juara 1 OSN Bidang IPS skala nasional. Sedangkan Daiva Surya M dari SMPN 1 Singosari meraih juara 3 O2SN SMP Cabor Karate Putra.

Tidak hanya para siswa yang mengharumkan nama dunia pendidikan Kabupaten Malang. Para pengawas, kepala sekolah dan guru-nya pun mempersembahkan berbagai prestasi tidak kalah mengesankan. Di skala nasional, misalnya Nani Nurcahyani mempersembahkan prestasi di Olimpiade Guru Nasional sebagai juara 1. Serta juara 2 untuk inovasi pembelajaran tingkat nasional juga. Sedangkan tingkat daerah dari kepala sekolah dan guru berprestasi di setiap jenjang memberikan warna harapan atas dunia pendidikan Kabupaten Malang.

Puji pun menyampaikan, bahwa untuk meningkatkan kualitas pendidikan, para guru memang didorong untuk terus berkarya tanpa henti.
"Karena tidak ada siswa bodoh, maka peran guru menjadi sangat penting dalam mewujudkan kualitas siswa. Terus untuk berbenah dan meningkatkan kualitas dirinya serta peduli kepada pendidikan," pungkasnya.