Ruas jalur pantura terendam banjir.

Ruas jalur pantura terendam banjir.



Bencana banjir di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan kembali menerjang. Dua daerah di pesisir pantai utara Jatim itu menjadi langganan darurat banjir. Ribuan rumah, areal sawah, gedung sekolah dan jalan raya terendam banjir.

Terjangan banjir ini terjadi setelah hujan deras mengguyur sejak Minggu sore hingga malam hari. Intensitas curah hujan tinggi ini mengakibatkan sejumlah daerah aliran sungai keluar hingga ke pemukiman warga.

“Sebagian wilayah Kabupaten Pasuruan terdampak banjir. Delapan kecamatan tergenang banjir sejak Minggu malam,” kata Bakti Jati Permana, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan.

Menurut Bakti, genangan banjir yang terjadi di Kecamatan Gempol, Bangil, Kraton, Rembang, Rejoso, Gondangwetan, Grati dan Winongan mencapai ketinggian 40-70 sentimeter. Secara perlahan, genangan air ini mulai surut pada Senin pagi.

“Tim BPBD dan relawan sudah bersiaga di lokasi banjir sejak Minggu malam untuk melakukan evakuasi korban ke tempat aman,” ucapnya.

Banjir langganan ini juga merendam dan memutus ruas jalur pantura di perbatasan Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan. Para pengguna jalan diarahkan melintasi ruas jalan tol PIER-Pasuruan untuk menghindari jalur yang terputus.

Namun para pengendara sepeda motor tidak bisa menghindar dari jebakan banjir. Mereka yang mencoba masuk ke ruas jalan tol harus balik kucing karena dihalau petugas di pintu gerbang jalan tol.


End of content

No more pages to load