Dekan Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang, Adi Susilo PhD saat menjadi pemateri dalam acara Tarkhib Ramadan 1440 H yang digelar di Auditorium Rumah Singgah Lantai 4 Gedung Pasca Sarjana UIN Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Dekan Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang, Adi Susilo PhD saat menjadi pemateri dalam acara Tarkhib Ramadan 1440 H yang digelar di Auditorium Rumah Singgah Lantai 4 Gedung Pasca Sarjana UIN Malang (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



Berdasarkan hasil penelitian, jumlah bencana alam di Jawa Timur ternyata menurunan yang cukup signifikan selama Ramadan.

Hal itu disampaikan Dekan Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang, Adi Susilo PhD saat menjadi pemateri dalam acara Tarhib Ramadan 1440 H yang digelar di Auditorium Rumah Singgah Lantai 4 Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Sabtu (27/4/2019)

Dalam pemaparannya tentang Al-Quran dan Bencana, Adi menyampaikan jika Indonesia menjadi salah satu daerah yang sangat kaya akan bencana. Mulai dari gempa bumi hingga tsunami yang sangat berpotensi terjadi setiap saat.

"Kondisi alam, menunjukkan negara kita ini memang sangat kaya akan bencana," katanya di hadapan para audiens yang menyimak dengan seksama.

Dari hasil penelitian yang ia lakukan dengan medio waktu antara 1970 sampai dengan 2017 menunjukkan, bencana alam gempa bumi dengan kekuatan yang berbeda selalu mengalami penurunan saat Ramadan tiba. 

Namun akan mengalami lonjakan luar biasa pada bulan Dzulhijah.

"Inilah yang sepertinya perlu kajian dari kaum alim ulama. Kenapa selama Ramadan jumlah bencana menurun, tapi pada saat Dzulhijjah malah mengalami lonjakan yang luar biasa," imbuh pria kelahiran Malang itu.

Jumlah bencana alam utamanya gempa bumi yang terjadi setiap tahunnya menurut dia memang dilatarbelakangi berbagai penyebab. 

Dalam ilmu pengetahuan, gempa bumi itu sendiri salah satunya disebabkan adanya pergeseran lempeng bumi.

Namun meski begitu, lanjutnya, bencana alam sebelumnya juga sudah disebutkan di dalam Al-Quran.

Setidaknya ada tujuh penyebab gempa bumi jika dilihat dari ayat suci Al-Quran. Diantaranya adalah banyaknya maksiat (Surat Yasin; 19), banyak yang berbuat dholim (Al-Qosos; 59), hingga kelakuan manusia (Ar-Rum; 41).

"Salah satu penyebab bencana dalam Al-Quran dikatakan karena maksiat. Dan mungkin ini berkaitan dengan bulan Ramadan di mana setan di belenggu dan lain sebagainya. Tapi ini bukan tempat saya untuk menjawab," imbuh pria ramah itu.

Lebih jauh dia menyampaikan, proses yang terjadi di alam tidak berlangsung begitu saja. 

Melainkan sudah melalui berbagai proses yang panjang, dan dapat dijelaskan dalam ilmu pengetahuan.

"Tapi untuk kaitan hasil penelitian kami yang menyebut selama Ramadan jumlah gempa turun drastis. Aka itu bisa ditanyakan kepada ahli agama," pungkasnya.

Sebagai informasi, Tarhib Ramadan 1440 H ini merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh media online berjjearing terbesar di Malang Raya, MalangTIMES dan didukung penuh oleh Baitul Maal Hidayatullah Malang, DPD Hidayatullah Malang, serta UIN Maulana Malik Ibrahim.

Kegiatan yang dikemas secara milineial dan kekinian ini dihadiri oleh ratusan kaum milenial serta menghadirkan delapan pakar yang sangat berkompeten dibidangnya. 

Kegiatan berlangsung di Auditorium Rumah Singgah Lantai 4 Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Sabtu (27/4/2019). 


End of content

No more pages to load