Hotman Paris dan Audrey (grid.id)
Hotman Paris dan Audrey (grid.id)

Masih ingat tagar #JusticeForAudrey yang sempat menjadi trending topik Twitter di dunia?. Tagar warganet yang terkait kasus penganiayaan seorang siswi SMP di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) yang pertama ramai diberitakan dikeroyok belasan anak SMA, kini kembali dibuka oleh pengacara Hotman Paris dalam acara televisi yang ditukanginya, yaitu Hotman Paris Show.

Hotman yang juga sempat memberikan dukungan atas kejadian yang menimpa Audrey. Serta menampilkan juga para pihak yang berkonflik di acaranya. Menjadi semakin lengkap dengan kehadiran Audrey yang ditemani Ibu dan tantenya di acara Hotman.

Pada tayangan acara tersebut, akhirnya Audrey menceritakan kisah terjadinya penganiayaan terhadap dirinya secara langsung di depan publik. Seperti diketahui, setelah menjadi viral kasus ini berkembang dan memiliki dua versi. Satu dari pihak Audrey dan lainnya dari pihak siswi SMA dan pengacaranya terkait kejadian tersebut.

Khususnya terkait perlakuan penganiaya kepada korban di organ kemaluannya. Dari pihak para siswi yang melakukan tindakan kekerasan yang berjumlah 3 orang, secara tegas menolak melakukan 'pencolokan ke kemaluan' korban. Apalagi ramainya berita saat kasus itu menjadi perhatian masyarakat sampai pejabat tinggi. Dimana, para penganiaya berusaha mempermalukan dan diduga memiliki niat untuk merusak keperawanan Audrey.

Audrey kepada Hotman menceritakan, bahwa apa yang berkembang pertama dan ramai di berbagai media maupun medsos, terkait kemaluannya itu benar terjadi. "Kemaluan aku juga ditekan-tekan pakai jari oleh pelaku. Meski aku bilang nyerah dan ngaku salah. Muka aku ditendang dan dilempar pakai sendal," cerita Audrey sambil menangis di acara Hotman.

Audrey juga menegaskan, bahwa apa yang dia ceritakan bukanlah sebuah kebohongan. Dirinya menyampaikan kepada Hotman terkait kronologis peristiwa yang membuatnya trauma. "Datang 3 orang diduga pelaku mencari saya. Saya enggak kenal mereka semua. Mereka tunjukkan HP bahwa katanya saya telah menjelek-jelekan mereka," ucap Audrey yang setelah dijemput dan dirinya bersama sepupunya bernama Popo. 

Setelah itu, lanjutnya, mereka melemparinya es kemudian rambut dijambak, namun Audrey sempat bangkit dan berdiri. Belum berdiri, salah satu pelaku menendang perutnya. Sehingga membuat Audrey terjatuh lagi. "Kepala saya juga sempat dibenturin di aspal, aku mau pingsan saat itu," ucapnya.  

Audrey dan Popo sempat melarikan diri, para terduga pelaku mengejar mereka hingga mengajak kembali untuk menyelesaikan masalah ke tempat yang lain (Taman Akcaya). Di situ Audrey kembali mengalami penganiayaan, dia dipiting oleh salah satu terduga pelaku. "Kemaluan aku juga ditekan-tekan pakai jari oleh pelaku. Muka aku ditendang dan dilempar pakai sendal," ujar Audrey yang membuat reaksi Hotman terlihat geram. Serta dirinya mengatakan siap untuk membantu Audrey dari segi atau aspek apapun.