Tsamara Amany bereaksi saat Hanum menyatakan PSI adalah partai Nasakom (Tribune wow)

Tsamara Amany bereaksi saat Hanum menyatakan PSI adalah partai Nasakom (Tribune wow)


Pewarta

Dede Nana

Editor

A Yahya


Komentar Hanum Rais putri Amien Rais di akun Twitternya yang melontarkan kata partai Nasakom (nasib satu koma) kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI), berbuntut panjang. Partai Nasib Satu Koma yang dilontarkan Hanum merujuk gagalnya PSI lolos ke Senayan karena hanya meraih suara sekitar 2%, atau tidak memenuhi ambang batas parlemen sebesar 4%. 

Kicauan itulah yang membuat Ketua DPP PSI Tsamara Amany membalas kicauan Hanum, beberapa waktu lalu. Tidak selesai disitu, Hanum pun mendapat reaksi negatif dari warganet terkait kicauannya itu. Hingga dirinya kembali memberikan penjelasan terkait cuitannya itu hanya bercanda. Dirinya menegaskan jadi politikus itu tidak boleh baperan.

“Pertama jadi politikus tidak boleh baperan. Dulu waktu PAN apa mungkin suaranya tidak menggembirakan juga banyak yang istilahnya bercanda dengan apa dulu Partai Artis Nasional, dulu pernah,” kata Hanum seperti dilansir media nasional.

Hanum juga menuliskan bahwa kicauan kepada PSI untuk menurunkan tensi politik yang meninggi usai Pemilu 2019. Penjelasan Hanum tersebut, membuat pengurus PSI yang akhirnya angkat bicara. Melalui akun resmi @psi_id ucapan Hanum ditanggapinya dengan sindiran lainnya. "Kalau PSI baper, pasti kami sudah keluarin hasil "real count internal" lalu main anggota dewan-anggota dewanan, Mba. Kami mengaku kalah dengan kepala tegak. Partai 2% ini kami bangun dengan tangan sendiri, nggak nebeng partai bapak," tulis akun PSI.

Senada dengan balasan PSI, warganet yang juga dapat sentilan Hanum terkait berbagai komentar yang dianggapnya berlebihan terhadap dirinya, kembali ramai mengomentari jawabannya. 

Dha Widhi W melalui akunnya @dhawidhi_w menyatakan, "Saya dulu barangkali suka bercanda macam apa yang mbak Hanum lakukan ke PSI. Tapi akhirnya bener emang harus dipikir sih, itu candaan menyinggung atau tidak," tulisnya, Jumat (26/04/2019).

@erickrpds pun mengatakan, hanya Hanum yang boleh bercanda seperti itu, "Cuma dia yg bole bcnda kya bgni," tulisnya. Akun @syafuraan juga berkomentar, "Paling malas sama org yg udh buat salah terus kita marah dan dia bilang “baper bgt lu” bukannya minta maaf," ujarnya.

Keterangan Hanum terkait PSI tersebut juga disisipi dengan sentilannya kepada Erin Taulany yang dilaporkan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik kepada Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto melalui unggahan instagram storiesnya. Dimana Andre Taulany sebagai suami pernah menyampaikan bahwa akun istrinya diretas orang, sehingga muncul unggahan terhadap Prabowo.

“Jadi politikus itu harus jembar segarane jembar atine (sabar) yang pertama. Saya itu pernah kejadian kasus inilah kasus itu yang mungkin saya pernah jadi korban kebohongan. Tapi satu hal, saya itu menjunjung tinggi apa yang namanya integritas dalam action. Apa yang sudah saya lakukan harus dipertanggungjawabkan. Saya dalam hal ini juga sudah minta maaf (di kasus Ratna), artinya tidak bilang akun saya ini diretas lho,” ucapnya.

Hanum juga bersikeras bahwa kicauannya terkait frasa Nasakom, hanyalah bercanda. “Saya katakan dengan tegas bahwa saya sedang dalam kapasitas bercanda begitu saja. Saya teringat dulu teman (kuliah) pernah ada dapat IP (Indeks Prestasi) apa itu dulu kan mahasiwa-mahasiswi zaman tahun 90an. IP-mu piro (berapa) ah IP nasakom, IP satu koma,” pungkasnya.


End of content

No more pages to load