Kapolres Jember didampingi Kapolsek Patrang saat menunjukkan pelaku kepada media
Kapolres Jember didampingi Kapolsek Patrang saat menunjukkan pelaku kepada media

Upaya Bambang (69) tersangka pelaku pembunuhan terhadap korban Dadak (60) warga Jalan Srikoyo Patrang Jember yang tak lain adalah rekan bisnisnya, kandas. Karena pelaku berhasil dibekuk jajaran Polsek Patrang,  saat hendak melarikan diri dengan naik angkot.

"Pelaku berhasil diamankan anggota Polsek Patrang dalam waktu tidak sampai 7 jam, pelaku ditangkap saat hendak naik angkot," ujar Kapolres Jember.

Menurut Kapolres, dari pemeriksaan sementara diketahui dugaan pembunuhan terhadap korban yang tidak lain teman bisnisnya dalam jual beli mobil itu karena persoalan asmara.

"Dari pemeriksaan sementara yang dilakukan anggota kami, pelaku membunuh korban karena curiga korban ada main dengan istri pelaku, karena selama ini antara korban dengan keluarga pelaku dikenal sangat dekat," ujar Kapolres

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di Jalan Srikoyo pada Kamis (25/4/2019) pagi digegerkan dengan terbunuhnya Dadak warga sekitar. Korban ditemukan tewas dengan berlumuran darah akibat dari dua tusukan di dada dan punggung korban, ironisnya pembunuhan terhadap korban dilakukan pelaku di depan istri korban.

"Usai menghabisi nyawa korban, pelaku langsung membuang pisaunya ke bekakang rumah korban. Kemudian pelaku melarikan diri ke rumah saudaranya yang ada di perumahan Mastrip untuk ganti baju, kemudian naik angkot untuk kabur," beber Kapolres.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 1 pisau dapur yang digunakan untuk menghabisi korban, baju pelaku yang berlumuran darah, handphone milik pelaku dan juga korban.

"Pelaku kami jerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider pasal 338 tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara," pungkas Kusworo.