Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

Ada saja cara pelaku kejahatan memperdaya korbannya, seperti yang dilakukan oleh akun Facebook Ramdan Permana ini. Karena percaya dengan rayuannya, seorang perempuan yang diketahui bernama Manir Indrawati warga RT 005 RW 001 harus kehilangan uang sebesar Rp 111 juta.
"Akun Facebook korban ini awalnya berkenalan dengan pria yang mengaku bekerja di pelayaran," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji Rabu (24/04) pagi memberikan keterangannya.

Lantaran sudah sering chat dan saling menaruh hati, komunikasi antara Indrawati dengan akun Facebook Ramdan berlanjut ke WhatsApp.

"Bahkan selain chating di WA mereka berdua juga sering video call," ungkap Sumaji.

Dalam percakapannya, Ramdan mengatakan pada Indrawati jika dirinya akan pulang dari Korea untuk cuti dan meminta fotocopy KTP dan buku tabungan untuk menampung gajinya.
"Korban percaya, bahkan saat diminta uang dengan alasan untuk cuti korban juga mentransfer," paparnya.

Uang sejumlah Rp 8 juta ditransfer oleh Indrawati ke Ramdan lantaran cuti yang diambil Ramdan harus biaya sendiri karena cuti atas kemauan sendiri bukan jatah dari perusahaan.

"Rupanya alasan pertama berhasil, terlapor membuat alasan berikutnya," lanjut Sumaji.

Alasan yang dibuat Ramdan adalah untuk pulang cuti dirinya harus memalsukan tanda tangan, untuk modus ini Ramdan mengaku butuh uang sebesar Rp 32.400.000.
"Saat itu juga korban langsung mentransfer apa yang diminta terlapor," kata Sumaji.

Modus pertama dan kedua berhasil, Ramdan terus beraksi dengan beribu alasan agar Indrawati memberikan uang padanya hingga akhirnya total uang yang ditransfer mencapai Rp 111 juta.

Penantian tak kunjung tiba, cuti yang dijanjikan hanya rayuan belaka. Merasa dibohongi, Indrawati tak punya tempat mengadu kecuali pada pihak kepolisian.

Uang ratusan juta lepas, cinta Indrawati pada akun Ramdan Permana Kandas.