Jasad Adul Azis petugas KPPS saat hendak dibawa ke rumah duka (Agus Salam/Jatim TIMES)

Jasad Adul Azis petugas KPPS saat hendak dibawa ke rumah duka (Agus Salam/Jatim TIMES)


Pewarta

Agus Salam

Editor

Heryanto


Diduga kelelahan, Abdul Azis (47) salah seorang anggota KPPS Desa Menyono, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo meninggal, Kamis (18/7) pukul 14.30. 

KPPS yang bertugas di TPS 2 Dusun Krajan, desa setempat ini menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.

Lelaki yang biasa disapa Azis itu, meninggal setelah semalaman dirawat di ruang ICCU RSUD setempat. 

Belum diketahui penyebab pastinya, mengingat RSUD tutup mulut. 

Mereka enggan berkomentar kepada wartawan. Alasannya, selain karena aturan, RSUD belum meminta izin ke keluarga korban.

Namun, berdasarkan informasi yang didapat dari keluarga korban, Azis sehat saat bertugas di TPS 2 desa setempat. 

Tiba-tiba, saat menghitung perolehan suara, Rabu (17/4) sekitar pukul 17.00 Azis mengaku, kepalanya sakit. 

Saat itu juga, pria beranak dua tersebut dilarikan ke RSUD.

“Menantu saya sehat kok. Jam 5 sore bilang pusing. Langsung dibawa ke sini,” tandas Ningsih, mertua korban, sesaat sebelum meninggalkan kamar mayat RSUD.

Dijelaskan, Azis petugas KPPS pencatat perolehan suara di kertas plano. 

Hanya saja Ningsih tidak menjelaskan, penghitungan suaranya. 

Apakah suara pilpres, DPD, DPR RI, DPRD Tingkat I atau DPRD tingkat II. 

“Menantu saya begian nulis perolehan suara. Terus ngaku pusing ke teman-temannya,” tambahnya.

Ningsih berterus terang, menantunya pernah sakit gula atau kencing manis. Namun, sudah lama dan dinyatakan sudah sembuh. 

Karenanya, pria yang menjadi perangkat desa setempat itu bersedia saat diminta menjadi KPPS. 

“Memang dulu pernah kencing manis. Tapi sudah sembuh,” pungkasnya.


End of content

No more pages to load