TPS 16 lokasi keributan dimana salah satu warga melukai petugas KPPS

TPS 16 lokasi keributan dimana salah satu warga melukai petugas KPPS


Editor

Heryanto


Satreskrim Polres Blitar Kota menangkap pelaku penganiayaan terhadap petugas KPPS di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. 

Pelaku bernama Yuhan Amin alias Minthil diamankan polisi pada Kamis (18/4/2019) setelah sebelumnya melarikan diri.

“Iya benar, pelaku sudah kita amankan dan sekarang masih menjalani pemeriksaan,” ungkap Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Kamis (18/4/2019).

Dijelaskan, pelaku Minthil warga Jalan Mayang Tengah Kelurahan Sukorejo terlibat cekcok dengan petugas TPS bagian jaga tinta bernama Lucky Setyabudi di TPS 16 Kelurahan Sukorejo, Rabu (17/4/2019) saat proses coblosan Pemilu dan Pilpres 2019. 

Keributan dipicu oleh pelaku yang belum mencelupkan jari tangannya di botol tinta setelah mencoblos. Sehingga di suruh kembali oleh petugas Linmas.

Tak berapa lama, Yuhan Amin kembali dan mencelupkan jari tangannya ke botol tinta setelah itu yang bersangkutan pulang ke rumahnya.

Namun satu jam kemudian Amin kembali ke TPS 16 dengan membawa parang.

“Pelaku membawa parang dan menantang petugas KPPS dengan sasaran Luki si penjaga tinta.’Lek wani reneo’, dia bilang seperti ke petugas. Kemudian terjadilah keributan dan parang yang dibawa pelaku mengenai dagu Lucky. Dan yang perlu diketahui, luka ini bukan akibat bacokan, luka hanya luka gores di dagu kurang lebih 3 cm,” paparnya.

Pasca kejadian tersebut pelaku melarikan diri sebelum akhirnya diamankan polisi. 

Sementara Lucky tetap menjalankan tugasnya sebagai KPPS hingga penghitungan suara selesai.(*)


End of content

No more pages to load