Ilustrasi money politik (radio idola.com)

Ilustrasi money politik (radio idola.com)



Sehari menjelang pencoblosan, biasanya rentan terjadi adanya serangan fajar atau money politik dari pengurus partai maupun para oknum calon legislatif (caleg). Untuk itu, sebagai upaya menjaga  kondusifitas maupun tindakan curang seperti money politik, Polres Malang Kota membentuk tim khusus.

Tim khusus tersebut akan bertugas melakukan pengawasan dan bekerja sama dengan pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang. Sehingga manakala petugas kepolisian mengetahui aksi-aksi yang menjurus ke serangan fajar atau money politik, pihaknya akan langsung melaporkan ke pihak Bawaslu.

"Apabila ditemukan adanya kelompok atau masyarakat yang melakukan kegiatan money politik, akan kami serahkan ke Bawaslu untuk ditindaklanjuti," jelasnya (16/4)2019).

Untuk anggota tim khusus tersebut, sepuluh personel kepolisian Polres Malang Kota diterjunkan. Mereka akan bertugas menyebar melakukan pengawasan dan menjaring informasi dari berbagai tempat di Kota Malang

"Kami harap semua berjalan kondusif tanpa adanya hal-hal yang menganggu. Termasuk perjudian juga ikut kami antisipasi, ditakutkan pada moment tersebut, ada oknum yang memanfaatkan pemilu sebagai ajang judi. Maka tim juga ikut melakukan pengawasan akan hal tersebut," bebernya.

Sementara, untuk pengamanan sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Malang, pihak Kepolisian telah membentuk 
lima regu. Lima regu tersebut tersebar ke lima kecamatan.

Petugas akan menjaga TPS sampai pada perhitungan akhir suara. Setelah itu, personel nantinya akan bergeser dari TPS ke PPK di tingkat kecamatan. "Kami antisipasi apabila ada kerawanan seperti peningkatan massa, adanya intimidasi yang dilakukan oleh masyarakat. Dan kemudian apabila ada gangguan atau permasalahan, kami mengimbau kepada petugas untuk segera melaporkan ke Kapolres, nanti kami akan segera ditindak lanjuti untuk langkah selanjutnya yang akan diambil," pungkasnya.


End of content

No more pages to load