Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra Zubaidah (foto dok MalangTIMES)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra Zubaidah (foto dok MalangTIMES)



Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang yang akan segera bergabung kembali dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bidang kebudayaan mempunyai banyak masukan dari para pakar budaya agar budayawan bisa masuk ke sekolah.

Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan bergabung membuat beberapa ide atau masukan. Salah satunya yakni Disdik dan juga Disbudpar Kota Malang.

Dalam suatu acara di halaman Disbudpar Kota Malang, ada beberapa pakar budaya yang memiliki ide bagaimana jika budayawan diberi akses bisa masuk ke sekolah, agar memberikan sedikit ilmu kebudayaannya kepada siswa-siswi sekolah di Kota Malang.

Hal tersebut mendapat respons positif dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaidah. 

Menurutnya hal tersebut sangat bagus, mengingat ada kaitannya dengan pendahulu yang setidaknya harus diketahui generasi milenial.

Apalagi kini banyak anak yang mulai teracuni dengan budaya barat, sehingga budaya pendahulu (Jawa khususnya) mulai terkikis secara perlahan.

"Budayawan masuk sekolah ya tidak apa-apa, kan itu tidak setiap hari. Pada saat-saat tertentu seperti dosen mengajar atau pengusaha mengajar itu kan bisa," ungkap Zubaidah.

Ke depan, jika memang hal tersebut sudah matang dan bisa dilakukan, Zubaidah akan segera memberi pengarahan kepada ASN-nya dan mengatur waktu mengajarnya.

"Jadi kami tidak ada masalah, karena akan disediakan juga waktu-waktu untuk semacam itu," katanya. 

 


End of content

No more pages to load