Nopian, di borgol tangannya untuk menjalani proses hukum di Mapolres Tulungagung / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Nopian, di borgol tangannya untuk menjalani proses hukum di Mapolres Tulungagung / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES


Editor

Heryanto


Setelah hampir dua tahun terjadi, Resmob Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung berhasil menangkap seorang pelaku perampokan toko emas yang terjadi di pasar Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol pada Minggu, 20 Agustus 2017 sekira pukul 07.45 WIB lampau. 

Salah seorang pelaku yang ditangkap adalah Nopian Iskandar (37) yang belum dikatahui alamat tinggalnya. 

"Kita bawa satu tersangka dari penangkapan yang dilakukan Polres Salatiga, Jawa Tengah," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji Minggu (14/4/2019) siang.

Dari tangan Nopian, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion dan 3 pucuk senjata api laras pendek.

"Barang bukti tersebut digunakan tersangka dalam melakukan perbuatannya," terang Sumaji.

Saat itu, komplotan Nopian merampok dengan cara tersangka mendatangi Toko Emas Alhikmah di Desa Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol, sesaat setelah toko emas itu buka,

"Mereka masuk dengan menodongkan senjata api kepada karyawan toko dan skaligus langsung mengambil sebagian perhiasan berbagai bentuk dan dimasukan ke dalam kantong kain yang sdh disiapkan dan langsung pergi meninggalkan toko emas," ungkapnya.

Komplotan itu beraksi dengan mnggunakan dua sepeda motor jenis Yamaha Vixion yang masing-masing berboncengan.

"Beberapa bulan kemudian team resmob polres Tulungagung mendapat informasi dari Sat Reskrim Polres Salatiga Jateng bahwa tersangka telah ditangkap dalam perkara pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polres Salatiga dan telah menjalankan hukuman selama satu tahun tujuh bulan," paparnya.

Nopian sendiri seharusnya bebas pada tanggal 12 April 2019, namun belum sempat pulang ke rumah, team Resmob bersama Anggota Unit 1 Pidana umum Polres Tulungagung melakukan penangkapan.

"Sesaat setelah keluar dari Lapas Kls II B Salatiga Jateng langsung kita amankan," beber Sumaji.

Kini Nopian telah berada di Mapolres Tulungagung guna menjalani penyidikan lebih lanjut. 

 


End of content

No more pages to load