Satuki, pelaku pencurian, saat dikeler ke Mapolres Jember. (foto : Minto SW / Jatim TIMES)

Satuki, pelaku pencurian, saat dikeler ke Mapolres Jember. (foto : Minto SW / Jatim TIMES)



Satuki (53),  warga Dusun Sono Keling, Desa Wringin Telu, Kecamatan Puger, Jember, kembali harus mendekam di sel Mapolres Jember,. Hal ini terjadibsetelah pria yang dua kali pernah menjadi penghuni Lapas Jember ini kembali melakukan aksi pencurian sepeda motor di salah satu rumah dinas seorang guru yang tidak jauh dari rumah pelaku. 

“Benar kami mengamankan pelaku pencurian dan yang bersangkutan merupakan residivis. Sudah dua kali ditahan, yaitu pada tahun 1991 dan tahun 2012,” ujar Kasatreskrim Polres Jember AKP Yadwivana Jumbo Qantasson Jumat (12/4/2019) kepada wartawan. 

Menurut kasatreskrim, tertangkapnya pelaku berkat ketelatenan anggotanya dalam melakukan penyelidikan terhadap aksi pencurian yang terjadi beberapa waktu lali di Desa Wringin Telu. Polisi mendapat laporan dari masyarakat kalau ada pencurian di desanya. 

“Awalnya anggota kami mendapat laporan dari warga kalau ada aksi pencurian di Desa Wringin Telu di rumah dinas guru yang ada di lokasi sekolah SD. Sepeda motor milik guru yang tinggal di rumah dinas tersebut hilang dan pelaku masuk rumah dengan cara mencongkel jendela,” tambah kasatreskrim. 

Atas laporan tersebut, kasatreskrim memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki kasus pencurian ini. Dan berkat kerja keras tim resmob selatan, pelaku berhasil diringkus di sekitar Pasar Paleran, Umbulsari. 

Sebelum dilakukan penangkapan, pelaku sempat menyembunyikan sepeda motor Yamaha Vixion yang dicurinya di tengah kebun tebu. Namun karena ketelatenan petugas, pelaku berhasil diringkus.

 “Tim kami sempat kehilangan jejak saat membuntuti pelaku. Saat itu pelaku menaruh barang curiannya di kebun tebu. Ketika anggota kami menunggui sepeda motor, pelaku keluar dari kebun tebu. Saat itu anggota kami sempat kehilangan jejak. Namun setelah satu jam, pelaku kembali ke kebun tebu untuk mengambil sepeda motor dan kemudian kabur ke arah utara. Namun berhasil diamankan di sekitar pasar Desa Paleran,” beber kasatreskrim. 

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti. Di antaranya sepeda motor curian, sepeda motor pelaku yang digunakan untuk sarana menjalankan aksinya, dan beberapa barang bukti lainnya. 

“Saat ini kami sedang mengembangkan penyidikan, apakah pelaku menjalankan aksinya sendirian atau ada temannya, pelaku sendiri kami jerat dengan pasal 363 KUHP,” pungkas kasatreskrim. 


End of content

No more pages to load