Tersangka penjual pil koplo.

Tersangka penjual pil koplo.



Tergiur untung yang besar, seorang ibu pedagang toko pracangan nekat menjual pil koplo. Setiap hari ia bisa meraup untung Rp 50.000 dari hasil penjualan obat keras terlarang tersebut.

Syafinah (47) warga Jalan Tengiri, Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, akhirnya ditangkap polisi setelah empat bulan berjualan. Ibu empat anak ini kedapatan memiliki ribuan pil koplo berbagai merek secara ilegal.

Dari rumah tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 1.528 butir tablet warna putih jenis Zenith, 2.800  butir tablet warna putih logo Y, 14 grenjengan rokok berisi 5 butir tablet warna putih logo Y. Selain itu juga ada uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 450.000, 2 pak klip plastik besar, 1 kaleng bekas rokok merk Gudang Garam dan 1 HP warna hitam merk OPPO.

Kasat Narkoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono menjelaskan, dalam pemeriksaan, tersangka ini menjual pil koplo kepada pelanggannya yang kebanyakan masih pelajar dan pemuda.

"Sebelum jualan pil, tersangka lebih dulu menjual sembako di rumahnya. Jadi, rumahnya itu ada toko meracang, yang isinya belanja kebutuhan sehari-hari. Karena tergiur keuntungannya, ia (tersangka) juga nyambi jual pil," kata AKP Nanang.


End of content

No more pages to load