Para pelaku yang tertunduk malu saat dirilis (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Para pelaku yang tertunduk malu saat dirilis (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



Polisi Polres Malang Kota, masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus pengeroyokan yang akhirnya menyebabkan tewasnya  Suyono (34) warga Baran, Urek-Urek, Gondanglegi, Malang.

Polisi bakal berencana untuk melakukan rekonstruksi kasus pengeroyokan hingga menyebabkan tewasnya pria asal Gondang lagi tersebut di lokasi pengeroyokan, yakni Jembatan Gadang.

Rencananya, rekonstruksi adegan demi adegan pengeroyokan hingga penusukan terhadap korban bakal dilakukan Minggu depan setelah proses penyidikan kasus tersebut berlangsung. "Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) akan kami kirim ke kejaksaan, kami berharap berkas-berkasnya bisa segera cepat terkumpul," bebernya

Rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas dan menggambarkan secara detail peran masing-masing pelaku saat terjadinya pengeroyokan hingga penikaman terhadap korban yang itu kemudian dilakukan pencocokan dengan keterangan para pelaku. ."Untuk waktu rekonstruksi.  belum dipastikan harinya, namun direncanakan Minggu depan akan dilakukan reka ulang adegan di TKP," jelasnya

Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, tujuh pelaku pengeroyokan Suyono (34) berhasil diamankan polisi delapan jam pasca kejadian. Empat dari tujuh pelaku, masih berstatus di bawah umur. Mereka yakni, AW (21) warga, Arjowinangun, Kedungkandang, IBS (17), warga, Arjowinangun, Kedungkandang, ADY (24), beralamat di Jalan Mayjen Sungkono, Kota Malang.

Kemudian, SW (20) warga Bumiayu, Kedungkandang, DR (17), warga Karangploso, Kabupaten Malang, BL (15), warga Sukun, Kota Malang dan KA (15), warga Teluk Grajakan, Blimbing. Sementara satu orang lagi berinisial Q yang diduga juga ikut mengeroyok korban, saat ini masih dalam pencarian petugas. 

Peran para pelaku dari pemeriksaan sementara, yakni melakukan pengeroyokan dan memancing, mengajak korban ke TKP. Untuk menuju kesana, korban bersama dua pelaku yang memancing yakni AW dan BL naik sepeda motor. Korban berangkat dari salah satu tempat hiburan malam sekita pukul 02.30 wib.

Di Gadang, pelaku lainnya yang sudah menunggu di lokasi, langsung datang dan memukuli, mengeroyok korban, dan satu pelaku ada yang menusuk korban menggunakan sajam sebanyak empat kali kepada tubuh korban.

Peran-peran pelaku IBS yakni, melakukan pemukulan sebanyak lima kali dengan sekali menendang dengan kaki. Pelaku DR melakukan pemukulan sebanyak lima kali, pelaku BL berperan menjemput korban dari HP Union dan dibawa menuju ke TKP, pelaku KA melakukan pemukulan sebanyak satu kali dan melakukan tendangan sebanyak satu kali.

Pelaku AW melakukan pemukulan dengan tangan kosong sebanyak 3 kali, pelaku SW melakukan pemukulan sebanyak 3 kali dan pelaku ADY melakukan penusukan dengan pisau sepanjang 20 cm tepat ke dada dan perut korban.


End of content

No more pages to load