Ilustrasi perampokan (Ist)
Ilustrasi perampokan (Ist)

Aksi perampok biasanya di manapun kerap membuat siapapun marah besar dengan kelakuannya yang tak berperikemanusiaan. 

Tapi, perampok satu ini berbeda dengan kebanyakan tipikal perampok yang kita kenal selama ini. 

Bahkan, membuat sang korban pun melongo heran.

Bagaimana tidak melongo, bila sang perampok yang sudah sukses menggasak uangnya sekitar Rp 5,3 juta akhirnya dengan rela mengembalikannya lagi di tempat dimana si perampok beraksi.

Peristiwa tersebut, sayangnya tidak terjadi di Indonesia. Tapi, terjadi di Heyuan, China, di sebuah ATM. 

Seperti dilansir World of Buzz, aksi perampokan terjadi kepada seseorang bernama Li. 

Li saat itu sedang menarik uang di ATM seorang diri, tiba-tiba seorang pria masuk dan menodongkan belati.

Sang perampok ini pun meminta uang yang baru saja ditarik Li. 

Tidak puas dengan hasil jarahannya, si perampok ini pun memaksa Li untuk mengambil uang lagi di mesin ATM. 

Li pun menurutinya. Tapi ternyata direkeningnya sudah tidak ada sama sekali saldo alias nol.

Melihat itu, entah apa yang terlintas dalam kepala dan hati si perampok melihat hal tersebut. 

Maka, uang rampasannya senilai Rp 5,3 juta yang sudah diambilnya segera dia kembalikan kepada Li. 

Sang perampok pun bergegas keluar dari mesin ATM tanpa melukai Li.

Peristiwa yang diunggah di media sosial tersebut sontak membuat warganet kagum dengan masih adanya nurani kemanusiaan di perampok tersebut. 

Bahkan, warganet Indonesia membandingkan aksi si perampok dengan para pejabatnya.

Akun justin_julian3 menuliskan, "perampok aja punya hati, tuh pejabat gak punya hati apa, nyolong duit rakyat," komentarnya geram.

Komentar Justin pun ditanggapi terkait kegeramannya terkait para pejabat yang diamanahkan rakyat untuk mengelola segala kekayaan yang ada untuk kepentingan rakyat.

Tapi, ujung-ujungnya hanya mencari kepentingan pribadi dan golongannya saja.

Six_kurniawan menyatakan jawabannya sebagai berikut, "punya hati sih, tapi enggak punya otak," tulisnya yang juga disambung jawaban akun awansamiadji, "punya, makanya mereka bisa pura-pura sakit megangin dada kalo dipanggil KPK wkwkwk,".

Fadhillpratama bahkan berkomentar kenapa para pejabat mencuri uang rakyat, karena para pejabat mengira rakyat memiliki banyak uang.