Ani Yulianto saat diamankan di Mapolsek Ngunut /Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Ani Yulianto saat diamankan di Mapolsek Ngunut /Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Ketahuan mencuri handphone, Pria yang bernama Ani Yulianto (40) warga desa Gilang Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung justru mengancam korbannya. 

Hal itu terjadi sejak Minggu (31/03) lalu, namun korbannya yang bernama Angga Putra Pratama (19) warga Dusun Kebon RT 002/007 Desa Sumberjo Kulon Kecamatan Ngunut, akhirnya melaporkan kejadian itu pada Selasa (02/04) kemarin.

"Dilaporkan atas tindakan pencurian dengan pemberatan," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji Rabu (03/04) siang.

Lanjut Sumaji, awal mula diketahui adanya kejadian itu saat hari Minggu tanggal 31 Maret 2019 sekira pukul 05.30 wib saat Katumi (saksi) sedang memasak di dapur. 

Yulianto datang serta langsung masuk melalui pintu samping rumah dan bilang akan mencari Angga yang saat itu sedang tidur di kamar.

"Ketika terlapor masuk ke dalam rumah dan menuju kamar oleh saksi di ikuti dari belakang, saat terlapor masuk kamar saksi melihat terlapor mengambil handphone," ungkap Sumaji.

Hp yang diambil oleh Yulianto adalah Oppo F9 milik Angga yang sedang di cas di atas meja yang selanjutnya HP tersebut di masukkan ke saku celananya.

"Selesai mengambil hp, terlapor ke luar rumah," jelasnya.

Mengetahui hal tersebut selanjutnya Katumi membangunkan Angga dan memberitahu kalau HP miliknya di ambil oleh Yulianto. 

"Selanjutnya pelapor dan saksi mengejar terlapor dan tepatnya di perempatan utara lapangan desa Sumberejo Kulon mereka berhasil beryamu namun ketika ditanya malah terlapor marah-marah dan mengancam," papar Sumaji.

Sudah hpnya di curi, Angga masih mendapat ancaman. Atas kejadian tersebut Angga melapor ke polisi. 

"Kita sudah amankan pelaku dengan barang bukti berupa 1 buah dos book Hp tersebut, 1 lembar nota pembelian HP tersebut dan uang tunai 130 ribu rupiah," pungkasnya.