Sejumlah Banser terlihat bersemangat saat menyanyikan Syubbanul Wathan. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Sejumlah Banser terlihat bersemangat saat menyanyikan Syubbanul Wathan. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)



Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Jombang akan melakukan Gerakan Rabu Putih di hari pemungutan suara Pemilihan Umum 2019. Gerakan tersebut akan melibatkan ribuan personel Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser).

Gerakan Rabu Putih ini bukanlah gerakan yang seperti dicanangkan oleh salah satu calon presiden, melainkan gerakan untuk pengamanan jalanya Pemilu di hari pemungutan suara. Gakni Rabu tanggal 17 April 2019 mendatang.

Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Jombang Muizzun Hakam mengatakan,  Gerakan Rabu Putih ini murni gerakan untuk pengamanan pemilu di tahap pemungutan suara. Hal tersebut sesuai dengan instruksi dari Pimpinan Pusat GP Ansor.

"Gerakan Rqbu Putih ini gerakan untuk membantu TNI dan Polri untuk pengamanan pemilu," terangnya saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (2/4) siang.

Selain itu, gerakan tersebut  bertujuan untuk menciptakan kondisi pemilu yang aman untuk masyarakat yang hendak pergi ke TPS. Wakil ketua PC GP Ansor Jombang ini berharap, adanya Gerakan Rabu Putih akan mengurangi angka golput masyarakat.

"Putih itu yang dimaksud supaya aman, supaya tidak ada ketakutan untuk datang ke TPS, dan tidak ada golput," kata pria yang akrab disapa Muiz ini.

Dalam Gerakan Rabu Putih ini, dikatakan Muiz, sedikitnya 5 ribu personel Banser disiapkan untuk mengamankan 4.295 TPS di kabupaten Jombang. "Intinya nanti Banser akan kami terjunkan di titik-titik semua TPS di Jombang," ujarnya.

Sementara, sebelum ribuan personel Banser ini diterjunkan untuk pengamanan pemilu, PC GP Ansor Jombang terlebih dahulu memberikan pembekalan mengenai pemetaan potensi wilayah konflik. Pembekalan secara langsung diberikan melalui Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser. 

"Saat ini kami sedang memetakan potensi konflik yang ada di Kabupaten Jombang. Dengan pemetaan ini, maka kami akan tahu daerah mana yang perlu untuk diantisipasi," pungkas Muiz.


End of content

No more pages to load