Ketua Dekranasda Jatim Arumi Emil Dardak saat diwawancara. (Foto: Igoy/MalangTIMES)
Ketua Dekranasda Jatim Arumi Emil Dardak saat diwawancara. (Foto: Igoy/MalangTIMES)

Kota Malang punya potensi yang luar biasa. Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur Arumi Emil Dardak dalam gelaran Dekranasda Fair 2019 yang digelar di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM), Senin (1/3).

"Kota Malang dan pada umumnya Malang Raya merupakan suatu potensi yang luar biasa besar, bukan hanya letak geografisnya yang sangat menguntungkan tetapi sumber daya manusianya sangat luar biasa karena di Malang banyak universitas," ujar istri Wakil Gubernur Jawa Timur tersebut.

Arumi juga menyatakan bahwa Kota Malang dikenal sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia. Untuk itu, upaya menumbuhkan sektor ekonomi kreatif harus mendapat dukungan dari semua elemen, termasuk dorongan dan stimulus dari pemerintah bersama dengan stakeholder terkait.

"Kota Malang dikenal sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia, ditandai dengan sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang. Saat ini terdapat 623 startup yang bergerak pada sub sektor kriya, fashion, game, aplikasi, kuliner, dan juga film," ucapnya.

Peningkatan ekonomi kreatif, menurutnya perlu didorong bersama dengan peningkatan sektor pariwisata dan juga didukung dengan penyediaan infrastruktur pengembangan ekosistem serta pemasaran yang baik.

"Terlebih lagi letak geografis Kota Malang yang strategis berada di lintas antarkota. Apalagi ketika masa liburan, Kota Malang semakin ramai dikunjungi para wisatawan, terutama wisatawan lokal bahkan dari seluruh pelosok Indonesia," terang Arumi.

Dikatakan Arumi, sektor lain yang juga mendukung perekonomian Kota Malang yaitu industri kecil dan mikro, seperti industri tempe dan industri-industri kerajinan seperti mebel, rotan, topeng, dan lain sebagainya.

Maka dari itu, Arumi berpesan kepada para pengrajin, terlebih memasuki era pasar bebas ini, agar tidak berputus asa dan terus berusaha untuk berinovasi menghasilkan produk-produk yang berkualitas, berkarakter budaya lokal, dan juga memiliki harga yang kompetitif.

"Harusnya kita bukan hanya menjadi konsumen dari negara-negara lain, tapi kita juga bisa menjadi produsen yang produk-produk kita bisa dikonsumsi baik untuk ASEAN ataupun seluruh dunia," tegasnya.

"Karena sumber daya manusianya sangat banyak. Tinggal bagaimana kita memupuk kerajinan-kerajinan tersebut dan juga membina para penghasil kerajinan-kerajinan tersebut agar makin hari makin berdaya saing. Makin hari makin bisa kita fasilitasi untuk terjun ke pasar dunia," paparnya lebih lanjut.

Besar harapan Arumi, baik untuk pemerintah dan Dekranasda Kota Malang, para pengrajin Kota Malang, dan juga stakeholder yang ada di Kota Malang.

"Malang ini punya potensi yang luar biasa. Selain letak geografisnya yang baik, investasinya sudah baik. Sudah banyak universitas. Banyak anak mudanya. Kemudian lifestyle-nya juga sudah kota, tapi masih kental budayanya. Ini adalah potensi yang luar biasa. Harus bisa dijaga, dikawal, dan dikembangkan," tegasnya.

Dekranasda Provinsi Jawa Timur sendiri siap memfasilitasi Dekranasda kabupaten dan kota. Ia berharap kolaborasi akan terus dilakukan.

"Kita memfasilitasi kabupaten dan kota apa yang mereka butuhkan dan acara-acara seperti Dekranasda Fair ini, kolaborasi-kolaborasi harus terus dilaksanakan. Dan juga kami di provinsi punya banyak sekali program. Kita bisa memfasilitasi sampai internasional kalau misalnya betul-betul bagus. Jadi banyak yang bisa kita lakukan asalkan kolaborasi baik," pungkasnya.