Kapolres saat menunjukkan pelaku dan ratusan barang bukti suku cadang palsu merek Honda kepada sejumlah wartawan (foto: Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)
Kapolres saat menunjukkan pelaku dan ratusan barang bukti suku cadang palsu merek Honda kepada sejumlah wartawan (foto: Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)

Hati-hati jika kendaraan anda rusak dan dibawa ke bengkel, pastikan suku cadang yang dipakai asli dan bukan tiruan,sebab Polres Jember Selasa (26/3/2019) mengamankan Andrew (32) warga Kelurahan Kaliwates Jember, atas ulahnya yang menjual suku cadang palsu merek Astra Honda Motor (AHM) berbagai jenis suku cadang.

Akibatnya pelaku terancam hukuman penjara 5 tahun karena melanggar pasal 62 ayat 1 UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Pelaku menjalankan aksinya dalam menjual suku cadang AHM palsu, dari pengakuannya sudah berjalan selama 1 tahun, namun kami tidak percaya begitu saja, karena masih akan kami kembangkan, dan akan kami periksa beberapa saksi lainnya,” ujar Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH SIK. 

Menurut Kapolres, modus yang dilakukan pelaku selama ini adalah ketika ada konsumen yang membetulkan sepeda ke bengkelnya, oleh pelaku suku cadangnya diganti dengan yang palsu.

“Diketahuinya pelaku menjual suku cadang palsu, setelah ada warga yang curiga saat membetulkan sepedanya di bengkel pelaku, karena suku cadang yang digunakan tidak bertahan lama, sehingga melaporkan kecurigaan ini kepada pihak kepolisian,” ujar Kapolres. 

Setelah dilakukan penyelidikan, dan berkoordinasi dengan phak AHM di Jakarta, petugas meyakini bahwa suku cadang yang dijual pelaku adalah palsu, sehingga polisi langsung mengamankan pelaku. “Harga suku cadang yang dijual pelaku jauh di bawah harga pasaran, seperti rem kampas depan, harga normalnya 50 ribu, pelaku menjualnya hanya 30 ribu, dan dari pengakuannya, pelaku membeli dari pemasok dari luar porpinsi seharga Rp 7 ribu, sehingga keuntungan yang didapat pelaku 4 kali lipat dari harga belinya,” beber Kapolres. 

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan berbagai macam suku cadang palsu merek Honda diantaranya kampas rem, tantai, fanbelt, busi, piston, klaker dan berbagai jenis suku cadang lainnya, yang disita dari bengkel milik pelaku yang ada di Kecamatan Jenggawah. (*)