Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu Saifudin Zuhri. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu Saifudin Zuhri. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Pada pertengahan bulan Februari lalu ada 562 daftar pemilih tambahan (DPTb) yang masuk di Kota Batu untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019. Hingga saat ini jumlah bertambah diperkirakan lebih dari 800 orang.

“Jumlah sudah lebih dari 800 orang ini diperkirakan masih akan terus bertambah. Semula kami memiliki solusi untuk menambah tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS),” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu Saifudin Zuhri.

Ia menambahkan sejak adanya masyarakat yang melakukan pengajuan data A5 atau surat pindah memilih, pihaknya telah membuat pilihan. Yakni dengan menambah tiga TPS. 

“Kami telah mengusulkan tiga TPS kepada KPU Provinsi Jatim, tapi masih belum direalisasikan adanya usulan petunjuk teknis  penambahan TPS ini,” imbuhnya, Senin (18/3/2019).

Jika tidak dapat menambah tiga TPS rupanya KPU Kota Batu terpaksa harus mencari pilihan lainnya. Yakni dengan membagi DPTb itu di beberapa TPS sesuai dengan data yang ada.

“Kalau yang solusi tiga TPS itu tidak dapat diwujudkan. Tentunya harus mengambil langkah lainnya dengan membagi ke TPS yang ada,” tambah warga Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji. 

Akan tetapi jika nantinya penambahan TPS itu dapat diwujudkan lanjut Saifudin, pihaknya akan langsung mempersiapkan TPS tersebut. Nantinya pembagian DPTb di TPS terdekat itu bisa jadi sepuluh orang untuk satu TPS.

Dan jumlah itu akan dibagikan di beberapa TPS terdekat terutama di area tempat pendidikan. Melihat memang DPTb itu rata-rata mereka yang menempuh pendidikan di Kota Batu.