Ketua Panitia Seleksi Calon Direksi PDAM Kota Malang, Abdul Malik  (foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

Ketua Panitia Seleksi Calon Direksi PDAM Kota Malang, Abdul Malik (foto: Pipit Anggraeni/MalangTIMES)



Tahap wawancara, peserta seleksi calon direksi PDAM ditagih inovasi. Puluhan calon direksi yang sebelumnya melalui tahap uji kelayakan dan kepatutan (UKK) itu memaparkan sederet inovasi di hadapan panitia seleksi dan tim, Sabtu (16/3/2019) di kantor Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil).

Ketua Panitia Seleksi Calon Direksi PDAM Kota Malang, Abdul Malik menyampaikan, seluruh peserta seleksi dari tiga direksi sudah hadir sejak pukul 08.00 WIB. Masing-masing dari mereka diminta memaparkan sederet program yang akan dilakukan saat yang bersangkutan terpilih menduduki kursi direksi.

"Calon membuat karya untuk meningkatkan kinerja PDAM ke depan, dan itu dipaparkan di hadapan kami," katanya pada wartawan, Sabtu (16/3/2019).

Selain memaparkan sederet inovasi yang akan dibuat saat terpilih, Malik juga menjelaskan jika masing-masing peserta yang turut dalam seleksi dimintai keterangan dan pemahaman tentang pemerintah daerah. Karena PDAM memang bagian dari Pemerintah Kota Malang.

"Termasuk pengalaman dari masing-masing peserta, nanti skornya akan diakumulasi," jelasnya.

Usai melakukan tahap wawancara, menurutnya tim seleksi akan memilih tiga nama dari masing-masing direksi. Kemudian nama yang terpilih tersebut akan diserahkan kepada Wali Kota Malang.

"Jika sesuai jadwal, wawancara dengan Wali Kota Malang dilaksanakan minggu depan," imbuhnya.

Di sisi lain, tercatat hanya satu peserta saja yang tidak hadir dalam proses wawancara tersebut, yaitu Ade Herawanto yang sebelumnya lolos dalam seleksi administrasi untuk menduduki kursi Direktur Utama PDAM Kota Malang.

Selain PDAM, seleksi direksi juga dilakukan terhadap PD RPH. Nantinya, tiga nama terpilih juga akan diajukan kepada Wali Kota Malang untuk kemudian melakukan wawancara. Selanjutnya akan diumumkan nama yang terpilih.

"Kami pastikan semua berjalan terbuka dan transparan. Dan nilai dari setiap proses seleksi menjadi sangat penting, Pak Wali Kota Malang pasti tetap menjadikan penilaian pansel sebagai dasar, meski memiliki kekuatan penuh," pungkasnya. 


End of content

No more pages to load