Robert Lima Guimaraes ketika bermain melawan Persela Lamongan di Piala Presiden 2019 (official Arema FC)

Robert Lima Guimaraes ketika bermain melawan Persela Lamongan di Piala Presiden 2019 (official Arema FC)



Srtiker asing Arema FC asal Brasil, Robert 'Gladiator' Lima Guimaraes tidak bisa mendapatkan garansi bermain sebagai ujung tombak utama di Liga 1 karena permainannya yang semakin hari semakin menurun.

Perekrutan Arema FC terhadap dua pemain asing baru, yakni Gladiator dan Pavel Smolyachenko tampaknya sudah menemukan penilaian hingga menjurus ke segi pemilihan pemain yang turun di pertandingan.

Hal yang paling fatal yakni ada pada Gladiator yang ketika diturunkan melawan Persela Lamongan di Piala Presiden 2019 penyisihan fase Grup E tidak bisa memberikan permainan yang maksimal, bahkan ia cenderung tidak dapat menguasai bola dengan penjagaan ketat dari pemain lawan.

Lebih dari itu, striker berusia 32 tahun tersebut banyak terjatuh ketika ditempel ketat oleh lawan. "Kondisi Gladiator, kurang tenaga karena baru saja cedera. Meski punya skill tinggi, bagaimana pun kalau tidak ada tenaganya juga akan jatuh terus," kata asisten pelatih Arema FC, Kuncoro.

Menurut kabar yang diterima MalangTIMES, Arema FC sudah mulai mencari calon pengganti striker berusia 32 tahun tersebut. Karena Singo Edan membutuhkan striker yang benar-benar buas ketika menghadapi lawan.

Saat pertandingan terakhir penyisihan grup Piala Presiden 2019, Arema FC lebih memilih menurunkan Ahmad Nur Hardianto sebagai penyerang utama dan tidak menyertakan Gladiator di bangku cadangan.

"Intinya pelatih sangat objektif dalam menurunkan pemain line up. Itu didasari dari pertandingan sebelumnya dan latihan," ungkapnya. 


End of content

No more pages to load