Dua pelaku perampasan taksi online saat ditunjukkan polisi

Dua pelaku perampasan taksi online saat ditunjukkan polisi



Dua pelaku pembius dan perampas sopir taksi online di Surabaya ditembak polisi. Kedua pelaku ditembak di bagian kakinya lantaran melawan saat akan ditangkap polisi.

Penangkapan terhadap dua pelaku berlangsung pertengahan Maret ini di Bangkalan, Madura. “Jumlah pelaku ada dua," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, IPTU Bima Sakti.

Kedua tersangka yang diamankan, kata Bima, membius korban sopir taksi online bernama Rubidi (35 tahun) warga Vila Wanasari Blok B8 Cibitung, Bekasi Barat. Pembiusan terhadap korban berlangsung Selasa (12/3) sekitar pukul 01.00 WIB di Jl. Mayjen Yonosuwono, Wiyung Surabaya tepatnya di Hotel Fave.

“Modusnya pelaku menyewa taksi online dari Bekasi untuk mengantar ke Gresik Jawa Timur kemudian mereka mengajak korban menginap di Hotel Fave Surabaya. Korban kemudian mencampuri makanan dan minuman dengan obat tidur lalu korban ditinggal di dalam kamar hotel,” kata dia.

"Setelah tersadar kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi," lanjut Bima.

Polisi langsung melakukan penyelidikan dan menemukan mobil korban Suzuki Ertiga warna putih Nopol B 2149 BOJ. Mobil tersebut ternyata hendak dijual pelaku ke seorang penadah dan ditangkap oleh jajaran Unit Resmob Polrestabes Surabaya bersama barang bukti.

Kedua pelaku yang ditangkap polisi, kata Bima, yaitu MA (32) yang berperan sebagai otak dan eksekutor. Pelaku MA juga pernah tertangkap di Jakarta dengan kasus pembunuhan bersama HSN (36). Sedangkan dua pelaku masih dalam pengejaran polisi.

Dari hasil penangkapan itu polisi berhasil menyita beberapa barang bukti. Yaitu satu Unit Mobil Ertiga milik korban, dua bua (HP) dan KTP milik pelaku serta satu ATM, dari kejadian tersebut pelaku terjerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara selama 7 tahun penjara.


End of content

No more pages to load