Arthur Cunha ketika meratakan gol dari Hamka Hamzah (foto: official Arema FC)

Arthur Cunha ketika meratakan gol dari Hamka Hamzah (foto: official Arema FC)



Kemenangan besar yang didapat Arema FC ketika menghadapi Persita Tangerang tidak lepas dari peran Makan Konate yang bermain sangat impresif. Hal tersebut diakui Milomir Seslija bahwa playmakernya tersebut mampu membuat timnya bermain sangat bagus dan menciptakan banyak gol.

Saat melawan Persita Tangerang, Makan Konate bisa disebut sebagai Man of The Match (MoTM).  Perannya terhadap tim, khususnya di lini serang patut diacungi jempol. Ia bisa memberikan umpan dan menyuplai bola kepada rekannya yang lain.

Pelatih kepala Arema FC, Milomir Seslija mengakui bahwa Makan Konate bermain sangat bagus ketika melawan Persita Tangerang. Padahal ketika melawan Persela Lamongan, Konate dibuat 'mati kutu' dan lini serang Singo Edan tidak mampu menciptakan gol.

"Ada beberapa perubahan yang saya lakukan, tapi kata kuncinya yakni membuat Makan Konate bermain lebih efektif. Ketika saya beri kebebasan untuk bermain di kanan, kiri ataupun tengah, Konate bisa melakukan yang terbaik," ungkap Milo.

Dalam permainan, Milo sempat kaget dengan permainan long ball yang diperagakan timnya. Namun ia masih memaklumi jika strateginya bisa berjalan dengan maksimal.

"Sebenarnya skema Arema bukan long ball. Tapi di situasi pertandingan tertentu long ball akan tetap diperlukan," kata Milo.

Di sisi lain, dalam beberapa kali latihan MalangTIMES memantau strategi yang diberikan Milomir Seslija kepada pemainnya yakni bola pendek dengan kombinasi. Namun ada kalanya ia meminta bola direct yang juga memang sangat diperlukan. 

 


End of content

No more pages to load