Kapolresta AKBP Alfian Nurizal saat menanyai tersangka komplotan pencuri emas (Agus Salam/Jatim TIMES)

Kapolresta AKBP Alfian Nurizal saat menanyai tersangka komplotan pencuri emas (Agus Salam/Jatim TIMES)


Pewarta

Agus Salam

Editor

Heryanto


Tersangka pencurian emas di Toko Walet yang awalnya berjumlah 6, kini menjadi 5 orang. 

Yusuf (65), salah satu komplotan yang bertugas mengemudi kendaraan, dilepas alias dipulangkan, Selasa (12/3/2019) malam kemarin.

Alasannya,  warga Jalan Magersari, Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tidak terbukti terlibat dalam aksi tersebut.

Ia hanya mengantar 5 penumpangnya dan merupakan sopir dari rental kendaraan yang disewa komplotan. 

Hal tersebut diungkap kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal, Rabu (13/3) pukul 13.00, saat kasus pencurian dengan modus membeli emas Jl panglima Sudirman, itu, dirilis.

Disebutkan, Yusuf tidak bersama istrinya, seperti informasi yang beredar, tetapi sendirian. 

Tugas Yudsuf hanya mengikuti perintah penyewa mobil.

Tersangka yang berstatus pasutri, hanya S’Yati (65) dan Rusli (68). Dan Ruli inilah yang menginisiasi dalam setiap aksi. 

Kapolresta menyebut, dalam perjalanan dari Magelang, Jawa Tengah ke Bali, komplotan tersebut, tak hanya mencuri di Kota Probolinggo.

Sebelumnya, kelima tersangka mencuri emas di Kabupaten Jombang. 

“Pengakuannya, sebelumnya mencuri di Jombang,” tandas AKBP Alfian ke sejumlah awak media.

Dijelaskan, Setelah komplotan mencuri di Jombang, tidak langsung ke Kota Probolinggo, tetapi balik lagi ke Surabaya. 

Dan sejak paginya, mereka meluncur langsung ke Bali tidak berhenti di wilayah Polresta.