Forum Kecamatan Sehat menunjukkan sampel air limbah yang diambil.(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Forum Kecamatan Sehat menunjukkan sampel air limbah yang diambil.(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



Keluhan warga RT 1, RW 4, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, terkait bau yang muncul pada jam tertentu dari saluran air yang juga merupakan tempat pembuangan air limbah dari RS Panti Waluyo ditindaklanjuti Forum Kecamatan Sehat, Forum Kota Sehat Kota Malang.

Bersama perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang serta warga setempat, mereka mengambil sampel air pada beberapa titik di saluran air tersebut. Tujuannya  dilakukan penelitian apakah terdapat limbah yang mencemari lingkungan saluran air tersebut.

Ketua Forum Kecamatan Sehat Samsul Hadi menjelaskan, memang kegiatan ini menyusul keluhan warga yang mengeluhkan bau dari saluran air yang muncul pada jam tertentu. Karena itu, saat in pihaknya bersama tim mengambil terlebih dahulu sampel dari saluran air yang diduga tercemar limbah dan juga mengambil sampel dari air sumur.

"Dan untuk proses selanjutnya nantinya akan segera kam8  bawa ke laboratorium Jasa Tirta untuk air limbahnya, kemudian air sumurnya ke Dinkes untuk mengatahui kandungan dalam air tersebut," jelasnya di lokasi peninjauan (8/3/2019).

Setelah hasil dari laboratorium nantinya keluar, maka hal hasil tersebut akan langsung segera disampaikan kepada warga sekitar guna menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil. "Apakah limbah ini sudah aman atau membahayakan bagi lingkungan, nanti hasilnya akan kami sampaikan. Sehingga jika memang membahayakan, perlu pengolahan, tentu hal itu akan ditindaklanjuti ke pihak terkait, termasuk juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit," jelasnya.

Meskipada di saluran air tersebut terdapat makhluk hidup berupa ribuan ikan kecil,  hal tersebut belum bisa menjadi patokan apakah air pada saluran air tersebut aman. Sebab, bisa saja ikan yang hidup ditempat tersebut memang sudah terbiasa atau bisa beradaptasi dengan kondisi air berlimbah.

"Dan bisa saja meskipun ikan bisa hidup, belum tentu air tersebut aman bagi lingkungan ataupun manusia. Dan itu belum bisa menjadi indikator. Namun saat ini yang terpenting hasil dari pengujian sampel nanti," bebernya.

Dan dalam waktu dekat ini, pihaknya akan segera melakukan kerja bakti bersama pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Tujuannya agar mereka juga bisa mengetahui kondisi di lokask saluran tempat pembuangan air limbah dari rumah sakit tersebut.

"Selain itu, kami juga berharap agar genangan di sini bisa menjadi perhatian dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk bisa ditembuskan ke Kali Sukun. Sebab, jika terdapat genangan, tentu berpotensi menimbulkan bakteri yang bisa membahayakan. Kami harapkan juga ada kepedulian dari pihak rumah sakit untuk bisa secara rutin peduli terhadap lingkungan sekitar dan juga keberlanjutan genangan air ini harus sampai di Kali Sukun," pungkasnya.
 


End of content

No more pages to load