Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban yang dikenal memiliki banyak terbosan (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban yang dikenal memiliki banyak terbosan (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)



Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban S.IK akan menggunakan anjing pelacak untuk melakuan pengejaran terhadap pelaku pecurian sapi di Lumajang. 

Terobosan ini diambil Polres Lumajang untuk mempercepat proses pengungkapan pencurian sapi di wilayah hukum Lumajang.

“Dengan adanya anjing pelacak ini dapat menunjang dalam membantu mengungkap kasus kriminalitas. Namun kami meminta bantuan dari pihak Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk penyediaan makanan anjing-anjing tersebut, karena anjing tersebut pengadaan secara swadaya bantuan dari masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keamanan di Lumajang,” kata Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban kepada media ini.

Dijelaskan, anjing pelacak ini adalah anjing yang telah dilatih untuk menggunakan ketajaman indra penciumannya untuk mendeteksi substansi sejumlah benda, seperti bahan peledak, obat-obatan terlarang, selundupan hewan atau tumbuhan, uang, atau darah.

“Saya berharap keberadaan anjing pelacak ini efektif untuk mengungkap lebih cepat, baik untuk menemukan sapi yang dicuri atau pun jejak dari pelaku dalam melarikan barang curiannya,” jelasnya kemudian.

Dijelaskan, anjing pelacak ini memiliki sejumlah kemampuan khusus di antaranya untuk mendeteksi keberadaan narkoba dan bisanya memang mendapatkan pelatihan khusus. 

Selama ini penggunanaan anjing pelacak bermanfaat cukup besar untuk pengungkapan narkoba.

Penggunaan anjing pelacak ini disampaikan Kapolres dalam rapat koorddinasi keamanan di Lumajang yang melibatkan 3 pilar di Lumajang dan dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq M.ML , Rabu (27/2) di Panti PKK Lumajang.

Sementara itu secara terpisah Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran SH, kepada media ini menjelaskan untuk saat ini sudah dilatih sebanyak dua ekor anjing pelacak yang akan bekerja dengan tim cobra Lumajang.

“Ada dua ekor yang sudah menjalani pelatihan, masing-masing jenis Mallinois dan Domberman. Sekarang dalam proses pelatihan khusus, karena akan bekerja secara khusus untuk pengungkapan maling sapi di Kabupaten Lumajang,” jelas AKP Hasran via sambungan ponselnya, malam ini Rabu (27/2).


End of content

No more pages to load