Wakil Wali Kota Blitar, Santoso.(Foto : Team BlitarTIMES)

Wakil Wali Kota Blitar, Santoso.(Foto : Team BlitarTIMES)


Editor

Heryanto


 Wakil Wali Kota Blitar Santoso menerima mandat sebagai pelaksana tugas Wali Kota Blitar. 

Mandat itu ia terima setelah mendapat surat mandat dari Gubernur Jawa Timur pada 12 Februari lalu.

Disamping menerima mandat, Santoso mengaku telah mengetahui Wali Kota Blitar non aktif Samanhudi mengajukan pengunduran diri sebagai wali kota.

"Jadi status saya sebagai Plt sejak ditandatangani (surat mandat) tanggal 12 Februari 2019. Tapi perkembangan terakhir, Pak Wali juga mengajukan pengunduran diri. Sehingga dengan proses pengunduran diri ini, kalau suratnya sudah turun maka saya tidak perlu menunggu inkracht beliau," ungkap Wakil Wali Kota Blitar, Santoso, Jumat (15/02/2019).

Santoso menjelaskan, jika menunggu inkracht Samanhudi, dinilai terlalu lama untuk dilakukannya pengambilan kebijakan strategis pemerintahan. 

Menurut dia, apabila harus menunggu keputusan hukum tetap, diprediksi akan memakan waktu hingga satu tahun, sebab proses upaya hukum yang masih bisa diajukan, meliputi Banding di pengadilan tinggi hingga Kasasi di tingkat Mahkamah Agung, bahkan pada tingkat Peninjauan Kembali (PK).

"Karena dengan proses pengajuan banding ini, terlalu lama waktunya bisa saja sampai empat bulan, enam bulan, sampai kasasi bisa lebih satu tahun. Kasian teman-teman yang waktunya untuk dipromosikan, karena pertimbangan waktu gak ada kesempatan," jelas Santoso.

Kapasitas sebagai Plt ini, lanjut dia, porsi tugas memimpin pemerintahan dan daerah dilaksanakan oleh dia. 

Sembari itu, Santoso juga menunggu proses administrasi pengunduran diri Samanhudi turun, setelah itu Santoso mengusulkan kepada Gubernur Jawa Timur untuk pendefinitifan dirinya sebagai Walikota.

"Semoga proses pengunduran diri sudah keluar, setelah keluar tinggal pengusulan ke Gubernur untuk pendefinitifan. Sehingga setelah definitif saya punya kewenangan menata lebih jauh sebagai Walikota," pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load