Salah satu petugas di Galery Kokedama sedang merawat tanaman di Jalan Patimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Salah satu petugas di Galery Kokedama sedang merawat tanaman di Jalan Patimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)



Namanya kenal dengan bidara atau widara. Meskipun sekilas tanaman ini bentuknya biasa, tetapi konon katanya dipercaya sebagai pengusir hal sihir atau mistis. 

Tanaman ini berupa pohon berakar tunggang yang dapat tumbuh hingga setinggi 15 meter. Kulit kayunya berwarna cokelat kemerahan atau keabuan.

Dan kayunya kemerahan, kuning kecokelatan, sampai cokelat gelap. Tekstur kayunya halus, bersifat keras dan tahan lama.

Sedangkan daunnya berbentuk kecil-kecil dengan warna hijau. Tetapi pohon ini terdapat duri-duri jika tidak berhati-hati bisa melukai saat memegangnya, sebab durinya yang tajam. 

Lily Indayani pelaku usaha bunga Kokedama Galery Kota Batu mengatakan, tanaman bidara itu saat ini sedang banyak dicari orang. Sehingga banyak petani yang memproduksi hingga ribuan.

Terlebih Konon katanya memang mampu mengusir magic ataupun hal mistis. Tanaman ini merupakan tanaman liar, sehingga jika dibiarkan saja tidak akan mati.

“Nah kalau untuk mengusir mistis ataupun magic ini memang kembali lagi kepada kepercayaan. Tapi orang mencarinya karena hal ini,” ungkap Lily, Selasa (12/2/2019).

Ia menjelaskan jika tanaman bidara ini dalam satu pohonnya bisa memiliki 5 cabang. Tentunya juga akan mempengaruhi harga jualnya.

“Semakin banyak cabangnya juga akan semakin mahal. Seperti yang punya 5 cabang harganya Rp 50 ribu,” imbuhnya.

Sedangnya di tempat Lily biasanya menjual mulai Rp 7.500- Rp 35 ribu, tergantung pada kondisi tanamannya. Ia pun mengakui banyak pelanggannya yang mencari tanaman tersebut.

“Banyak juga yang mencari dari luar daerah. Jadi ya kita melakukan pengiriman ke sana,” tutup perempuan 32 tahun saat di temui di Kokedama Galery di jalan Patimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu.
 

Tag's Berita

End of content

No more pages to load