Suasana pertandingan Arema FC melawan Timnas Indonesia U-22 (Hendra Saputra)

Suasana pertandingan Arema FC melawan Timnas Indonesia U-22 (Hendra Saputra)



Arema FC berhasil memberikan pelajaran berharga bagi Timnas Indonesia U-22 saat laga uji coba di Stadion Kanjuruhan hari ini. Skor imbang 1-1 nampaknya sudah menjadikan pertandingan berjalan sangat seru. 

Babak pertama Arema FC menjamu Timnas Indonesia U-22 didominasi tim Merah Putih sejak menit awal. Lini tengah yang dikomandoi oleh Gian Zola mampu membuat Singo Edan kelabakan. 

Meski banyak menyerang, Timnas Indonesia U-22 tidak mampu menembus pertahanan yang dikawal oleh Hamka Hamzah dan Arthur Cunha. 

Bahkan, pemain cepat Billy Keraf yang bermain sangat mobile di babak pertama hanya mampu merusak irama permainan Arema FC, ia tidak mampu menembus benteng tangguh yang diciptakan oleh Milomir Seslija. 

Sebaliknya, Arema FC yang jarang menyerang mampu menciptakan beberapa peluang melalui heading wing back kiri Johan Ahmat Farizi menit 13. Namun sayang heading yang membentur mistar itu dapat ditangkap dengan baik oleh Satria Tama. 

Selain itu, peluang dari Dedik Setiawan mampu diselamatkan dengan baik oleh kiper timnas asal tim Madura United Satria Tama. 

Babak kedua berjalan, Arema FC mengganti banyak pemainnya untuk merubah strategi bermain. Mereka adalah Utam Rudiana diganti oleh Kurniawan Kartika Ajie, Nasir diganti Sunarto, Ricky Ohorella diganti Agil Munawar dan Jayus Hariono diganti Rivaldo Bawuo. 

Karena pergantian tersebut, Arema FC lebih sering melakukan serangan, baik dari sisi sayap maupun dari lini tengah yang dikomandoi oleh Makan Konate. 

Dan pada menit 69, kapten tim Hamka Hamzah mampu mencetak gol melalui heading-nya setelah memanfaatkan umpan lambung dari Makan Konate. Akan tetapi gol tersebut dianulir oleh wasit karena dianggap terlebih dulu melakukan pelanggaran.

Sering menyerang, akhirnya Arema FC malah kebobolan dari Timnas Indonesia U-22 pada menit 75 yang diciptakan oleh Hanif Sjahbandi. Gol tersebutlah yang membuat permainan berubah menjadi semakin seru. 

Permainan Rachmat Irianto dkk setelah mencetak gol berangsur menurun dan jarang melakukan tusukan berbahaya ke gawang Arema FC. 

Dan pada akhirnya tepat menit 87, Arema FC mencetak gol melalui Robert 'Gladiator' Lima Guimares setelah memanfaatkan bola pantul dari shooting keras jarak jauh Rivaldi Bawuo.  Skor 1-1 membuat tempo pertandingan menjadi semakin bagus. Kedua tim ingin menunjukkan bahwa mereka mampu unggul di atas lapangan. 

Dan menjelang menit akhir, Aremania menyoraki pemain Timnas Indonesia U-22 untuk memberikan tekanan mental. Tapi diakhir pertandingan mereka justru mendukung Merah Putih dan mengucapkan terima kasih.


End of content

No more pages to load