Miley Cyrus saat berpose All Seeing Eye. Dirinya diduga sedang menyebarkan simbol Illuminati di dunia (Ist)

Miley Cyrus saat berpose All Seeing Eye. Dirinya diduga sedang menyebarkan simbol Illuminati di dunia (Ist)


Pewarta

Dede Nana

Editor

Heryanto


All Seeing Eye atau mata Ilahi yang kini diasosiasikan banyak orang sebagai simbolnya ordo Illuminati, ternyata banyak ditiru oleh para superstar dunia. 

Simbol dengan menutup satu mata dengan jemari tangan tersebut, berserakan dalam berbagai video klip artis top dunia.

Dari Beyonce, Bono, Rihanna, Miley Cyrus, Lady Gaga, Eminem serta sederet penyanyi papan atas dunia lainnya.

Warga dunia pun beramai-ramai menjustifikasi mereka sebagai bagian dari ordo Illuminati yang pada tahun 1777-1787 diberangus oleh Karl Theodor penguasa Bavaria. 

Tahun dimana kelompok Illuminati bisa dibilang dihabiskan oleh Pemerintah Bavaria.

Lantas, kenapa berbagai simbol Illuminati kembali bertebaran dan dimassifkan oleh para pesohor dunia ini. 

Apakah hal tersebut menandakan bahwa ordo Illuminati tidak mati. Bahkan tumbuh kuat dan menguasai dunia. Seperti yang terdapat dalam karya fiksi ilmiah postmodern berjudul The Illuminatus! Trilogy. 

Sebuah karya yang  menampilkan Illuminati sebagai penguasa dunia di berbagai sektor kehidupan manusia.

Dimana Illuminati Bavaria ternyata masih bertahan dan terus melebarkan sayapnya sampai saat ini. Para artis top dunia yang memiliki penggemar sangat banyak diberbagai negara pun melakukannya dan menghipnotisnya dengan contoh-contoh simbol All Seeing Eye yang ditiru oleh jutaan penggemarnya.

Ataukah sebenarnya para artis tersebut sedang mempromosikan simbol religi melalui All Seeing Eye yang dalam sejarah telah ada di berbagai agama besar di dunia?.

Dilansir dari wikipedia, simbol All Seeing Eye telah dikenal sejak zaman mitologi Mesir. 

Di zaman tersebut disebut Mata Horus. Umat Kristiani pun mengenal simbol Mata Ilahi tersebut yang melambangkan Trinitas Kristen. 

Simbol mata ini juga ada dalam ajaran Budha yang tercantum dalam banyak kitab sucinya.

Misalnya Mahaparinibbana Sutta. Simbol ini juga digunakan untuk menggambarkan citra Tuhan dalam agama Caodaisme.

Dalam Hindu, simbol mata Ilahi dikaitkan dengan Dewa Shiwa. Sosok dewa yang memiliki kekuasaan  amat besar. 

Shiwa  memiliki mata yang melihat segala, yaitu mata ketiga di dahinya. 

Mata yang mengawasi segala sesuatu yang terjadi di dunia, serta memiliki kekuasaan atas kematian, kelahiran kembali, dan keabadian.  

Selain itu, ada pula dewa-dewa Hindu lainnya yang memiliki mata ketiga yang digambarkan sebagai mata yang melihat segala dan sangat berkuasa.

Mata Ilahi ini juga sering dikaitkan dengan Freemasonry. Terutama sejak tahun 1797, saat simbol tersebut jadi  bagian dari ikonografi Freemasonry. 

Simbol tersebut melambangkan mata Tuhan yang melihat segala dan sebagai pengingat bahwa pemikiran dan perbuatan para Mason selalu diawasi oleh Tuhan. 

Dalam kelompok Freemasonry sendiri, konsep Tuhan disebut sebagai Arsitek Agung Semesta.

Biasanya, Mata Ilahi Mason digambarkan memiliki gloria setengah lingkaran di bawah mata, dan terkadang simbol mata itu dikelilingi oleh segitiga.

Tapi, bagi ordo Illuminati All Seeing Eye merupakan simbol Lucifer atau Iblis. 

Mata yang bisa melihat semua dan mengawasi anteknya yang diwakili oleh batu piramida. 

Ada 13 tingkatan piramida yang mewakili 13 keturunan sedarah Illuminati (Illuminati Bloodlines) yang secara kolektif menguasai planet ini. 

13 tingkatan dari piramida tersebut melambangkan awalnya tiga belas negara bagian yang bersatu. 

Sejarah panjang simbol tersebut, kini menjadi pelengkap aksi para artis top dunia. 

Lepas dari pro kontra mengenai ordo Illuminati masih hidup dan memiliki pengikuti orang-orang berpengaruh di dunia. 

Simbol tersebut terus hadir dan merebut rasa penasaran masyarakat dunia sampai saat ini.

 


End of content

No more pages to load