Warga dan Petugas Evakuasi Korban Laka Di Buret / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Warga dan Petugas Evakuasi Korban Laka Di Buret / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Kecelakaan maut kembali terjadi di tanjakan Buret masuk Desa Sawo Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung, Sabtu (2/02) sore. 

Sebuah truk diesel AG 9717 AG yang dikendarai Makin (41), warga Jalan Jakamuda Kaliboto RT 02 RW 01 Kecamatan Tarokan Kediri dan truk Diesel AG 8518 RK yang dikemudikan Ahmad Darweni (34) warga Desa Rejosari RT 01 RW 02 Kecamatan Kalidawir bertabrakan.

"Ada petani sedang panen jagung, kemudian sekitar 80 karung dinaikkan truk untuk diangkut," kata Kasek Campurdarat AKP Nengah Suteja.

Karena jagung masih basah, dugaannya truk mengangkut kelebihan muatan sehingga sopir kesulitan mengemudikan kendaraannya.

"Truck AG 9717 AG sebelumnya melaju dari timur ke barat menikung keselatan dengan kondisi jalan turunan. Sedangkan Truck AG 8515 RK arah berlawanan melaju dari selatan ke utara kondisi jalan menanjak," ungkapnya.

Pada saat di TKP truck AG 9717 AG saat di jalan tikungan kondisi jalan turunan diduga rem tidak berfungsi selanjutnya mengalami lepas kendali menabrak bagian depan Truck AG 8515 RK selanjutnya terperosok masuk sungai.

"Setelah menabrak, harusnya belok, truk tersebut berjalan lurus sehingga mengakibatkan kecelakaan yaitu terperosok ke sungai," terangnya.

Akibatnya, Makin pengendara truk terjepit dan tewas ditempat, sedangkan sekitar belasan penumpang lain mengalami luka-luka. 

"Ini masih kita cek dan kita data para penumpang yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan itu," jelas Suteja.

Dari informasi yang diterima, evakuasi paling sulit dilakukan pada tubuh sopir yang tewas terjepit.

Sejumlah tim medis dan mobil derek dikerahkan ke lokasi untuk bersama melakukan evakuasi.

Sementara, belasan korban di evakuasi ke Puskesmas Campurdarat dan ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk mendapatkan pertolongan.

Hingga kini, situasi di TKP masih dibanjiri puluhan warga yang ingin menyaksikan kejadian tersebut.