Nurul Munjiat saat menunjukkan FB Auliyah Sari dan WA-nya (Agus Salam/Jatim TIMES)

Nurul Munjiat saat menunjukkan FB Auliyah Sari dan WA-nya (Agus Salam/Jatim TIMES)


Pewarta

Agus Salam

Editor

A Yahya


Satreskrim Polres Probolinggo Kota belum menyerahkan kasus dugaan pemerasan via whatsapp (WA) yang dialami caleg  Partai Nasdem Nurul Munjiat. Usai dilaporkan, Selasa minggu lalu ada 2 orang yang sudah dimintai keterangan yakni saksi pelapor (Nurul) dan salah satu temannya. Dalam waktu dekat, Satuan yang dikepalai AKP Nanang Effendi akan mendatangi Grapari di wilayahnya. Namun sayang, kepastiannya belum ditentukan.

Hal tersebut disampaikan Kasat AKP Nanag Effendi, Minggu (27/1) siang. Pihaknya, kata Nanang akan berkoordinasi dengan grapari, karena Nurul berhubungan dengan orang yang mengaku bernama Auliyah Sari diakun face book-nya melalui WA. “Kan yang dipakai mengancam dan memeras nomor WA,” tandasnya.

Karena berupa nomor WA, maka Satreskrim akan menelusuri nomer tersebut melalui grapari. Saat ditanya, apakah nomor WA perempuan yang mengaku tinggal di Palu Sulawesi Tengah, masih aktif ? kasat belum bisa memberi jawaban. Sebab, pihaknya belum menguhubungi nomor tersebut dan belum  menanyakan ke grapari.

Nantinya, pihak graparilah yang mengatahui, apakah nomor tersebut masih dipakai oleh pemiliknya. Selain grapari, pihaknya juga akan berusaha mencari dan mengetahui posisi nomor WA tersebut. “Kita juga akan ngtrack nomor itu. Ya, untuk mengetahui posisi atau nomor itu masih aktif atau tidak. Kalau di Grapari lebih lengkap datanya. Seluruh aktivitas nomor itu, tercatat,” tambahnya.

Pihaknya akan meminta bantuan dan akan menyerahkan kasus tersebut ke Polda Jatim, jika nantinya dijalur nomor WA tidak tembus alias gagal. Penyelidikan akan dialihkan media social yang digunakan terlapor yakni facebook. “Tapi face book-nya dipakai hanya untuk berkenalan dengan Nurul. Pengancamannya pakai WA. Jadi kita focus di WA, Face book kita abaikan dulu,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nurul Munjiat (55) caleg DPRD Kota Probolinggo dari Partai NasDem melaporkan Auliyah Sari ke Polres Probolinggo Kota, Selasa (22/1) sekitar pukul 15.00. Penyebabnya, caleg dapil I Kecamatan Kanigaran dan Kecamatan Wonoasih nomor urut 2 tersebut, diancam seorang wanita.

Perempuan yang diketahui bernama Auliyah Sari, akan menyebarkan dan menviralkan video Nurul Munjiad, jika permintaan uang Rp5 juta tidak dituruti alias tidak dikabulkan. Auliyah mendapat video bugil Nurul Munjiad, dari merekam saat keduanya video call-an. Korban Nurul oleh Aliyah diminta bugil saat video call di dalam kamar.

 


End of content

No more pages to load