Ulang tahun Kosata digelar sederhana di GOR Lembu Peteng Tulungagung. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Ulang tahun Kosata digelar sederhana di GOR Lembu Peteng Tulungagung. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES



Puluhan warganet tampak berkumpul di aula belakang GOR Lembu Peteng Tulungagung Minggu (27/01) siang. Mereka menghadiri acara yang digelar oleh Komunitas Sadar Wisata (Kosata) yang telah memasuki usia setahun.

"Ini merupakan ulang tahun komunitas kami yang pertama. Kosata berdiri sejak 20 Januari 2018 lalu," kata pembina Kosata Iqbal Fikri.

Selama setahun berdiri, menurut Fikri, Kosata telah melakukan bebrapa kegiatan. Di antaranya pembersihan Gua Selomangkleng, Gua Pasir dan kerja bakti lain sebagai wujud kepedulian kepada alam dan wahana wisata yang ada di Tulungagung.

"Awalnya komunitas ini terdiri dari 10 orang. Kini telah menjadi komunitas yang berdiri dengan komunikasi fleksibel. Pertemuan kami sering di warung kopi, di rumah kos dan tempat yang mana nyaman untuk diskusi," paparnya.

Kosata merasa prihatin dengan adanya sampah di wilayah pantai Tulungagung. Menurut Fikri, sampah yang ada merupakan bawaan laut dan akibat dari warga yang kurang peduli dengan kebiasaan membuang sampah.

"Akibatnya sampah terbawa arus sungai kemudian mengotori laut. Itu bukan salah pengunjung, tapi kesadaran akan sampah ini belum sepenuhnya di ikuti oleh masyarakat," jelasnya.

Kosata sendiri pernah melakukan pembersihan sampah di Pantai Dlodo, Coro dan beberapa tempat lain. Pihaknya tetap akan mempertahankan alam sebagai sumber kehidupan manusia.  "Kami tetap menjaga moto dan visi misi menjaga memelihara dan melestarikan destinasi wisata di Tulungagung termasuk peninggalan sejarah," terangnya.

Acara ulang tahun itu tampak dihadiri oleh berbagai komunitas yang ada di Kabupaten Tulungagung. Tampak dari Antara, Icethe, AJT, WT dan pokdarwis serta berbagai komunitas lain.

 


End of content

No more pages to load