Anggota Bawaslu Kabupaten Jombang, Dafid Budiyanto saat diwawancarai sejumlah wartawan di kantornya. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Anggota Bawaslu Kabupaten Jombang, Dafid Budiyanto saat diwawancarai sejumlah wartawan di kantornya. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)



Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jombang mengimbau pihak Kantor Pos Jombang untuk tidak mendistribusikan tabloid Indonesia Barokah. Hal tersebut menyusul ditemukannya ribuan tabloid berisi 16 halaman itu, di seluruh kecamatan di Kabupaten Jombang.

Dari data yang dihimpun dari Bawaslu Kabupaten Jombang, pada Jumat (25/1) pukul 15.00 WIB, ada 1002 amplop berisi tabloid Indonesia Barokah yang tercatat dari hasil pengawasan Bawaslu di tingkat kecamatan. Diantaranya, 81 sudah dilakukan pendistribusian, dan 921 yang belum terdistribusi.

"Kita sudah koordinasi dengan kepolisian dan kantor pos setempat. Sampai dengan sekarang data yang kita temukan adanya tabloid Indonesia Barokah ini sejumlah 1002. Ini juga dari hasil pengawasan di tingkat kecamatan," ungkap Anggota Bawaslu Kabupaten Jombang Divisi Pengawasan dan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Dafid Budiyanto, saat diwawancarai di kantornya.

Selain itu, karena dinilai akan meresahkan masyarakat, pihak Bawaslu mengimbau pihak Kantor Pos Jombang untuk tidak mendistribusikan tabloid Indonesia Barokah ke sejumlah alamat yang ditujukan.

"Kita memang berusaha untuk mencegah peredaran tabloid Indonesia Barokah ini. Guna untuk terjadi keresahan di masyarakat. Kita berkoordinasi dengan kantor pos, kita mengimbau agar sementara tidak didistribusikan dulu," ujar Dafid.

Ditanya mengenai adanya pelanggaran pemilu di dalam peristiwa beredarnya tabloid tersebut, Dafid mengatakan, bahwa pihaknya hanya melakukan pencegahan. Untuk memutuskan adanya pelanggaran atau tidak, pihak Bawaslu Kabupaten Jombang masih menunggu keputusan jajaran diatasnya.

"Ya kita masih menunggu intruksi Bawaslu Provinsi maupun Bawaslu RI terkait tindaklanjut dari terkait tabloid yang beredar di Jombang ini," tegasnya.

Sementara, sebelumnya Kepala Kantor Pos Jombang, Heri Budiyono menyampaikan, bahwa pihaknya menghentikan sementara pengiriman paket surat yang berisi tabloid Indonesia Barokah di Jombang. Hal tersebut diungkapkan seusai melakukan pengiriman paket di Pengurus Masjid Nurul Iman, Jl KH Mimbar, Sambong Duran, Kecamatan/Kabupaten Jombang, pada Jumat (25/1) pagi tadi.

"Yang belum terkirim kita tahan dulu sampai ada kebijakan lebih lanjut," pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load