Kondisi rumah Kasdi warga Jalan M. Sahar RT 03 RW 03 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Kamis (17/1/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Kondisi rumah Kasdi warga Jalan M. Sahar RT 03 RW 03 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Kamis (17/1/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Tanah ambles menjadi salah satu bencana yang menghantui warga Kota Batu saat hujan deras mulau melanda. Kali ini giliran rumah Kasdi (73) warga Jalan M. Sahar RT 03 RW 03 Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Tanah ambles itu melanda tepat di bawah rumahnya, Kamis (17/1/2019). Tapi untungnya rumahnya tidak ikut ambles. Sepintas memang dari luar hanya terlihat lubang yang tidak begitu lebar. “Meski kalau dari luar lubangnya tidak begitu lebar, tapi di dalamnya itu cukup luas tanah yang ambles,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim. 

Tetapi rumah tersebut memiliki kurang lebih panjang 25 meter dan lebar 40 meter sedangkan luasan yang terdampak ambles dengan kedalaman 5 meter, panjang 20 meter dan lebar 12 meter.

Imbas pada keretakan tembok pada bagian dapur dan kamar mandi itu cukup rawan menyebabkan bangunan ambrol. “Untungnya bangunan rumahnya itu memiliki penyangga yang kuat sehingga rumah tidak sampai ambruk,” katanya.

Untuk saat ini Kasdi bersama keluarga masih berada di dalam rumah. Sebab dirasa kondisi rumah baik-baik saja. Karena itu BPBD Kota Batu secepatnya akan melakukan penutupan daerah yang ambles. Ya saat ini tm BPBD Kota Batu sedang mencari material agar bisa segera ditutup.

“Secapatnya akan kami tutup dengan material karena kalau tidak segera ditutup akan membahayakan. Ini sedang proses mencari,” imbuhnya saat dikonfirmasi. 

Menurutnya amblesnya tanah itu karena bangunan rumah berdiri di atas lahan bekas galian pasir dan batu. Sehingga saat hujan deras, tanah mengalami ambles. Selain itu saat ini di area tersebut juga dipasang garis polisi melihat tanah ambles ini sewaktu-waktu bisa bertambah.