Petugas kepolisian beserta perangkat desa dan dibantu warga saat mengevakuasi jenazah korban, Kecamatan Gondanglegi (Foto : Polsek Gondanglegi for MalangTIMES)
Petugas kepolisian beserta perangkat desa dan dibantu warga saat mengevakuasi jenazah korban, Kecamatan Gondanglegi (Foto : Polsek Gondanglegi for MalangTIMES)

Suasana mencekam dan kaget mungkin dirasakan oleh Muharom warga Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi. 

Bagimana tidak, pulang dari bercocok tanam, dia justru menemukan sesosok mayat, tergeletak di tengah ladang di sekitar lahan miliknya, Rabu 16/1/2019) petang.

Dari informasi yang dihimpun MalangTIMES, saat itu Muharom berniat menempuh jalan pintas agar lebih cepat sampai ke rumah, sepulang dari bertani. 

Ketika melintasi area perkebunan tebu, saksi merasa tercengang lantaran melihat mayat manusia terkapar di tengah kebun.

Merasa ketakutan, saksi kemudian memberitahu salah seorang temannya yang bernama Husen.

Keduanya lantas memberanikan diri untuk melihat kondisi pria misterius yang tergeletak di tanah tersebut. 

“Saat diperiksa, kedua saksi memastikan jika pria tersebut, ternyata sudah meninggal dunia,” kata Kanitreskrim Polsek Gondanglegi, Ipda Heriyani, Kamis (17/1/2019).

Kejadian ini lantas dilaporkan kepada perangkat desa dan dilanjutkan ke Polsek Gondanglegi.

Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan, lantas bergegas ke lokasi kejadian.

Heriyani menambahkan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta berdasarkan keterangan beberapa saksi dan keluarga diketahui mayat yang tergeletak di ladang tersebut bernama Sutrisno, warga Jalan Dahlia, Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi.

“Sesaat setelah mendapatkan laporan, jenazah korban langsung dievakuasi. Dari keterangan medis, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” imbuh Heriyani.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, mengatakan jika pria 61 tahun itu, memang memiliki sederet riwayat penyakit. 

Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka. 

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi. Diduga kuat korban meninggal dunia lantaran sakit yang dideritanya,” pungkasnya.