Sabrina Najwa Ramadhani, vokalis musik jazz di Trenggalek. / Foto : Rudi Yunirianto / Trenggalek TIMES

Sabrina Najwa Ramadhani, vokalis musik jazz di Trenggalek. / Foto : Rudi Yunirianto / Trenggalek TIMES



Sabrina Najwa Ramadhani (13) yang beralamat di RT 40 RW 19 Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, merupakan siswa MTSN 1 Trenggalek kelas VII menjadi salah satu pecinta music jazz termuda. Biasanya musik jazz dianggap hanya orang dewasa yang bisa memainkannya.

Tak tanggung-tanggung ia menjadi vokal grup band jazz ternama yaitu Magnifico Band Jazz di bawah bimbingan Didik Sagita sanggar Solami Music Trenggalek. Bukan hanya vokal. Dia juga menggeluti dunia modelling yang juga banyak prestasi yang diraihnya.

"Saya mulai senang musik sekitar umur 4 tahun. Awal mula dulu musik yg saya sukai ialah dangdut. Namun sekitar umur 5 tahun disaat bakat olah vokal semakin terlihat, sejak itu saya diajari olah vokal oleh Fenndi," ungkap Sabrina, Jum'at (11/1/2019)

Menurut dia, sekitar 2 tahun belajar di sana bersama Fenndi. Dari situ menjadi sering mengikuti lomba menyanyi di daerahnya dan sering mendapat juara.

"Saat itu lomba yg sering diikuti adalah menyanyi dangdut. Maklum di desa kami yg mungkin lebih kental hanya musik musik dangdut," tutur Sabrina

Disampaikan Sabrina, seiring berjalanya waktu ia ditawari untuk mengisi vokal di salah satu band musik yang bernama Magnifico ketika masih duduk di bangku kelas 5 SD.

"Awalnya sih, masih agak bingung. Bingungnya karena harus mengisi vokal jazz yang notaben jauh dari musik dangdut," ucapnya.

Dari situ, dikatakan Sabrina, karena ketekunan serta bimbingan dari Didik Sagita di sanggar Solami Musik hingga akhirnya mampu menjadi sorang vokalis band jazz hingga saat ini.

"Dari perjalanan panjang tersebut, hingga pada satu kesempatan diundang ke ngayogjazz selama dua kali berturut turut," ungkapnya.

Ditambahkan Sabrina, semua itu merupakan hasil kerja keras yang saya tekuni. Walaupun saat ini sudah pada posisi yang baik, namun dari sini akan terus belajar dan belajar. 


End of content

No more pages to load