Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomihardjo, mengamati foto-foto perjuangan Bung Karno di Istana Gebang. (Foto:M.Prayogo/BlitarTIMES)

Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomihardjo, mengamati foto-foto perjuangan Bung Karno di Istana Gebang. (Foto:M.Prayogo/BlitarTIMES)



Pariwisata Kota Blitar mencatat kunjungan 3,5 juta wisatawan selama tahun 2018. Pemerintah Kota Blitar terus melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bumi Bung Karno. Salah satunya dengan pengembangan konsep wisata kebangsaan. 

Makam Presiden Pertama RI, Ir Soekarno (Bung Karno) masih menjadi destinasi yang paling banyak dikunjungi. Disusul Istana Gebang (rumah masa kecil Bung Karno) dan taman kebonrojo di tempat ketiga. Patut diakui,sosok Bung Karno masih menjadi daya tarik utama pariwisata Kota Blitar.

“Paling banyak wisatawan lokal. Terbanyak dari Jawa Tengah dan Jawa Barat. Pada konteksnya, mereka datang ziarah wali di Jawa Timur dan plusnya itu di Makam Bung  Karno.  Ada anggapan, kalau ziarah wali ke Jawa Timut itu tidak lengkap rasanya kalau tidak mampir ke Makam Bung Karno,” ucap Kepala Disparbud Kota Blitar, Tri Iman, Rabu (9/1/2019).

Selain wisatawan lokal, Kota Blitar juga menjadi daerah yang banyak dikunjungi wisatawan manca Negara. Menurut Tri Iman, sepanjang 2018 kemarin ada sekitar 1500 wisatawan mancanegara yang berwisata ke Kota Blitar.

“Wisatawan mancanegara kebanyakan dari eropa. Terbanyak dari Belanda, mereka ingin melihat jejak masa lalu nenek moyangnya karena pernah diberi cerita oleh orang tua dan kakek neneknya,” terangnya.

Tri Iman mengaku jumlah wisatawan berkunjung ke Kota Blitar setiap tahun selalu ada peningkatan. Kemajuan wisata Kota Blitar tak lepas dari sinergitas dengan pariwisata Kabupaten Blitar.

“Kabupaten dan Kota Blitar untuk masalah pariwisata itu saling terkait dan saling tergantung. Karena Kota Blitar tidak mungkin mengembangkan destinasi wisata yang besar-besar, dan yang bisa mengembangkan itu adalah Kabupaten Blitar,” pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load