AKP Bayu Halim Nugroho, Kasat Lantas Polres Blitar Kota.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

AKP Bayu Halim Nugroho, Kasat Lantas Polres Blitar Kota.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)



Angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di wilayah hukum Polres Blitar Kota mengalami penurunan di tahun 2018.

"Terjadi penurunan jumlah Lakalantas dari sebanyak 237 ribuan kasus di tahun 2017, turun menjadi 212 kasus di tahun 2018. Artinya terjadi penurunan sebanyak 10.5%," kata Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Bayu Halim Nugroho kepada BLITARTIMES, Selasa (8/1/2019).

Bayu berharap lakalantas di wilayah hukum Polres Blitar Kota terus mengalami penurunan. Terlebih dengan terus dilakukannya sosialisasi dalam menekan terjadinya lakalantas tersebut. Serta gencarnya penindakan melalui razia hingga ke pelosok desa.

“Selain sosialisasi di tahun 2018 kemarin juga ada peningkatan penindakan melalui patroli dan razia. Ternyata ada korelasi dengan penurunan lakalantas,” tambah dia.

Lanjut Bayu menambahkan, di tahun 2019 ini Sat Lantas Polres Blitar  Kota akan gencar melakukan tindakan preventiv untuk menekan angka laka lantas. Sasaran sosialisasi adalah kelompok-kelompok masyarakat. Upaya lain adalah melalui patroli baik di wilayah pinggiran kota maupun pelosok pedesaan.

“Untuk tahun ini tindakan represif tidak kami kedepankan. Namun akan kami lakukan bila angka kecelakaan terindikasi tinggi,” tegasnya.

Dijelaskannya, penurunan angka kecelakaan tersebut turut diimbangi dengan kualitas laka baik meninggal dunia maupun luka berat yang juga turun. Korban kecelakaan paling banyak didominasi usia 10 sampai 30 tahun.

“Penyebab laka tertinggi adalah tabrak samping. Rata-rata srempetan mendominasi penyebab laka. Ini terjadi karena lemahnya konsentrasi dan tidak mempedulikan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load