Papan penunjuk jarak tempuh kereta api ke berbagai kota tujuan dari Stasiun Kotabaru Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Papan penunjuk jarak tempuh kereta api ke berbagai kota tujuan dari Stasiun Kotabaru Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



Animo wisatawan untuk menjelajahi Malang Raya semakin meningkat. Tak hanya pada momen libur panjang saja, saat akhir pekan atau weekend pun Kota Malang menjadi destinasi favorit pengunjung dari berbagai kota. Untuk mengakomodasi tingginya permintaan tiket ke Malang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menyediakan KA tambahan setiap akhir pekan.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Suprapto mengatakan, program baru tersebut mulai diberlakukan sepanjang bulan Januari ini. KA tambahan tersebut khusus untuk relasi Surabaya Gubeng-Malang dan sebaliknya. "Permintaan tiket ke Malang sangat tinggi, tak jarang kursi sudah terisi penuh meski belum weekend. Berlaku setiap Sabtu dan Minggu sepanjang bulan ini," terangnya. 

KA ini dijalankan untuk memenuhi animo masyarakat, terutama pada hari Sabtu dan Minggu. "Di dua hari tersebut, animo masyarakat di relasi Surabaya Gubeng - Malang yang ingin berliburan, sangat tinggi," tambahnya. 

Dia merinci, jadwal KA tambahan tersebut antara lain tanggal 1 Januari, 5-6 Januari, 12-13 Januari, 19-20 Januari, serta tanggal 26-27 Januari 2019. 

Suprapto menjelaskan, rangkaian yang digunakan adalah 7 gerbong kereta kelas ekonomi premium. "Kapasitasnya 80 tempat duduk setiap gerbong keretanya. Dengan tarif tiketnya Rp 40 ribu," ujarnya. Dia menambahkan, pihak KAI akan mengevaluasi operasional kereta tambahan tersebut. Sebab, memasuki Februari diperkirakan arus wisatawan akan mulai menurun kembali.

Berdasarkan data KAI,  jumlah penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya pada tanggal 20 Desember 2018 hingga 5 Januari 2019 ini berjumlah 702.806 penumpang. Angka tersebut mengalami peningkatan dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni berjumlah 664.206 penumpang. "Terjadi kenaikan 5,8 persen," kata dia.

Sementara itu, dari periode tanggal 20 Desember 2018  hingga 5 Januari 2019, rekor lonjakan penumpang naik yang paling banyak terjadi pada tanggal 22 Desember 2018 dengan jumlah penumpang yang naik sebanyak 47.531 orang.

Dia menambahkan, secara umum ketersediaan tiket kereta api di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya masih tersedia dengan berbagai variasi okupansi per harinya. "Tanggal 5 Januari ini okupansinya 88 persen. Sedangkan besok (6/1) okupansinya 85 persen," imbuhnya. Adapun kota tujuan dari para penumpang yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya antara lain Jakarta, Jogja, Bandung, Semarang, Purwokerto dan Jember. 

Suprapto mengatakan, bagi masyarakat yang ingin mengetahui ketersediaan tempat duduk kereta api dan sekaligus memesannya, bisa menghubungi contact center 121/ 021-121, aplikasi online KAI Accsess, website kai.id, minimarket, serta aplikasi online lainnya.

 


End of content

No more pages to load