Pergantian Tahun Warga Sumberbaru Gelar Pengajian | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Pergantian Tahun Warga Sumberbaru Gelar Pengajian

Jan 01, 2019 07:30
Gus Riza saat memberikan tausiah kepada warga di Dusun Sadengan Desa Rowotengah Sumberbaru Jember
Gus Riza saat memberikan tausiah kepada warga di Dusun Sadengan Desa Rowotengah Sumberbaru Jember

Pergantian malam tahun baru identik dengan menyulut petasan dan juga meniup terompet sebagai tanda bergantinya tahun. Namun tidak demikian dengan yang dilakukan oleh warga Dusun Sadengan Desa Rowotengah Sumberbaru Jember pada Senin (31/12/2018) malam.

Warga sekitar yang sebagian tinggal di sepanjang Sungai Bondoyudo yang ada di sisi selatan jalan raya provinsi tidak merayakan pergantian tahun baru sebagaimana umumnya, tapi dengan menggelar pengajian dan sholawatan serta menyalakan ratusan obor.

“Kami sengaja mengajak masyarakat dan remaja di sini untuk menggelar acara sholawatan dan pengajian, hal ini untuk menghindari anak-anak di sini merayakan tahun baru dengan hura-hura, dan Alhamdulillah remaja yang hadir cukup banyak,” ujar Lukman panitia pelaksana.

Sementara H, Muhammad Riza Aziziy M.IEB atau yang biasa dipanggil Gus Riza dari Pondok Pesantren Darussalam Blokagung yang diundang untuk memberikan tausiah mengapresiasi apa yang dilakukan oleh warga Dusun Sadengan.

Menurutnya, apa yang dilakukan warga ini perlu menjadi contoh oleh warga yang lain, bahwa pergantian tahun baru tidak harus konvoi dan meniup terompet, tapi dengan menggelar sholawatan dan berdoa agar tahun depan lebih baik dan dijauhkan dari segala bencana, mengingat beberapa kejadian baru-baru ini terjadi.

“Memang seperti ini seharusnya yang dilakukan warga pada saat pergantian malam tahun baru, dengan menggelar sholawatan dan berdoa, tidak harus konvoi dan menyalakan petasan atau meniup terompet, apalagi saudara-saudara kita banyak yang tinggal di pengungsian akibat bencana banjir dan tsunami,” ujar Gus Riza yang juga putra KH. Ahmad Hisyam Syafaat Pengasuh Pesantren Darussalam Blokagung.

Gus Riza juga mengajak masyarakat agar lebih banyak berdoa dari pada harus menggelar konvoi yang justru akan menimbulkan kemacetan dan merugikan pengendara yang lain, selain untuk keselamatan bangsa dan keluarga juga sebagai bentuk empati kepada warga yang saat ini tinggal di pengungsian. (*)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Jember Berita Jember

Berita Lainnya