Bupati Blitar melantik 31 kades terpilih.(Ist)
Bupati Blitar melantik 31 kades terpilih.(Ist)

Bupati Blitar Rijanto melantik 31 kepala desa periode 2018-2024 hasil pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 9 Oktober 2018 lalu, di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Blitar , Kamis (27/12/2018).

Dalam amanatnya, Bupati meminta kepada  Kades terpilih agar benar-benar menjalankan tugas dengan amanah. Utamanya dalam mengelola anggaran serta menjalankan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.

Menurut Bupati, pengelolaan anggaran untuk kebutuhan pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat harus dilakukan secara transparan. Agar tidak ada Kades yang akhirnya terjerat hukum karena kesalahan pengelolaan anggaran. 

"Tentunya kami berpesan agar Kades segera bisa konsolidasi. Semua harus bekerja keras membangun desa. Kerja secara transparan dan harus bekerja sebagai tim dalam mengelola anggaran dan pembangunan," ucap Rijanto.

Rijanto juga mengimbau agar di tahun politik, semua Kades yang baru dilantik maupun yang sudah menjabat untuk menjaga netralitas. Namun harus tetap mendukung pemerintah dalam mensukseskan  pemilu 2019.

"Otomatis mereka harus netral. Jangan sampai memihak kelompok tertentu. Namun yang perlu digaris bawahi meskipun mereka wajib netral tapi harus tetap mendukung pemerintah mensukseskan pemilu," tambahnya. 

Senada dengan Bupati Blitar, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto, menegaskan sebagai ujung tombak pemerintahan, Kades yang baru saja dilantik memberikan harapan baru bagi masyarakat desa untuk lebih maju. Dia juga berharap pengelolaan anggaran di tingkat desa lebih transparan. "Anggaran desa itu jumlahnya besar semakin besar semakin besar resikonya. Jadi harus lebih berhati-hati," tegasnya. 

Untuk diketahui, Kabupaten Blitar menggelar Pilkades serentak pada 9 Oktober lalu. Tercatat ada 31 desa yang  memilih pemimpin baru, yang tersebar di 17 kecamatan.(*)