Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat mengunjungi salah satu warga penyandang disabilitas berat di wilayahnya. (Foto: Humas Pemkot Batu)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat mengunjungi salah satu warga penyandang disabilitas berat di wilayahnya. (Foto: Humas Pemkot Batu)

Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kembali menyalurkan bantuan sosial bagi warganya yang menyandang disabilitas berat. Tiap bulan, pemkot menganggarkan dana santunan senilai Rp 500 ribu per orang. Ke depan, pemkot juga akan menjamin pembayaran iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bagi mereka. 

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengungkapkan, para penyandang disabilitas masuk dalam kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan kelompok tidak produktif. "Untuk 2019 mendatang, bantuan-bantuan sosial akan diberikan lebih awal," ujar Dewanti.

Hal tersebut sesuai instruksi dari Presiden RI Joko Widodo yang meminta daerah mempercepat serapan anggaran di awal tahun. Pada 2018 ini, lanjutnya, bantuan sosial diberikan dalam dua termin. Tiap termin, penyandang disabilitas mendapat bantuan senilai Rp 3 juta. Atau jika dikalkulasikan, Rp 6 juta per tahun. 

"Untuk tahun ini sebanyak 150 orang, menerima bantuan sebesar Rp 500 ribu per bulan, dan diberikan dua kali dalam setahun," tutur politisi PDI Perjuangan itu. Secara simbolik, bantuan tersebut diserahkan kemarin (26/12/2018) di rumah keluarga penyandang disabilitas di Jalan Lahor, Jalan Anggrek dan Jalan Cempaka, Kota Batu.

Berdasarkan data MalangTIMES, saat ini Dinas Sosial Kota Batu tengah melakukan verifikasi terhadap sekitar 400 penyandang disabilitas di wilayah tersebut. Bantuan sosial tersebut selama ini juga disalurkan pada sekitar 1.025 warga lanjut usia telantar senilai Rp 150 ribu per orang setiap bulannya.