Ilustrasi kamera E-TLE (otomotif.kompas.com)

Ilustrasi kamera E-TLE (otomotif.kompas.com)



Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di Kota Malang, nampaknya sampai saat ini masih belum bisa terwujud. Rupanya faktor musim hujan menjadi penghambat penerapan  sistem tersebut.

Pasalnya, perangkat kelengkapan dari sistem E-TLE itu, mengalami kerusakan karena curah hujan yang tinggi, sehingga membuatnya tak bisa lagi digunakan. Peralatan itupun terpaksa harus diturunkan terlebih dahulu.

Makanya, sampai saat ini, belum terdapat pelanggar yang terkena tilang melalui sitem E-TLE.

Kasat Lantas Polres Malang Kota, AKP Ari Galang Saputro menjelaskan, bahwa memang cuaca menyebabkan sistem E-TLE belum berjalan.

Hujan deras beberapa waktu lalu mengakibatkan dahan pohon jatuh dan mengenai perangkat kamera E-TLE.

"Sehingga saat ini kami masih mengupayakan kembali untuk perangkat E-TLE. Selain itu kami juga masih menunggu software sistem yang belum datang dari pusat," ucap AKP Ari Galang Saputro kepada Rabu (26/12/2018).

Nantinya, software tersebut tak hanya terkoneksi dengan Polres Malang Kota saja, namun juga akan terkoneksi dengan  Korlantas Mabes Polri.

"Nah sembari menunggu itu, kami juga terus mencari penyempurnaan untuk sistem E-TLE, khususnya teknis tilang untuk mereka yang beralamat luar kota ataupun kendaraan rental," jelasnya

Maka dari itu, menurutnya pengujian-pengujian formula E-TLE terus dilakukan, sembari terus melakukan sosialisasi. Sehingga nantinya bisa maksimal ketika benar-benar sudah berjalan. 
 

 


End of content

No more pages to load