Salah satu Warga Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, saat melakukan perekaman KTP-el dalam kegiatan perekaman KTP-el serentak seluruh Indonesia. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Salah satu Warga Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, saat melakukan perekaman KTP-el dalam kegiatan perekaman KTP-el serentak seluruh Indonesia. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang, turun langsung ke masyarakat untuk melayani proses perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di sejumlah desa di Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

 Di Desa Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, terpantau puluhan warga sudah mengantre di kantor Desa Carangwulung sejak pukul 08.00 WIB. Di desa tersebut, kebanyakan pemohon perekaman KTP-el didominasi remaja berumur di bawah 17 tahun. 

Sherly Anggelina, pemuda asal Desa Carangwulung ini misalnya. Ia mengaku bahwa dirinya berumur 15 tahun saat akan melakukan perekaman KTP-el, pada Kamis (27/12) pagi itu. "Ya katanya pak Kasun (Kepala Dusun) umur 15 tahun boleh rekam KTP mas," ujar pemuda yang masih duduk di bangku kelas X di salah satu SMA di Kecamatan Wonosalam itu. 

Sementara, dijelaskan oleh Plt Kepala Dinas Dispendukcapil Kabupaten Jombang, Dwi Yudawati, bahwa perekaman KTP-el ini memang diperuntukkan bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman. Khusunya, lanjut Dwi, untuk masyarakat di bawah umur 17 tahun. "Paling tidak di usia 16 tahun bisa dilakukan perekaman, karena sebentar lagi kan sudah memasuki usia KTP (17 tahun). Yang umur 15 tahun juga masih diperbolehkan (perekaman). Namun, untuk pencetakan KTP-el harus nunggu sampai umur 17 tahun," terangnya. 

Pada proses perekaman tersebut, pantauan di lokasi, sejumlah pemohon diminta membawa data identitas diri, seperti fotokopi Kartu Keluarga (KK). Kemudian para pemohon menunggu giliran untuk melakukan perekaman.

 Sedangkan, proses perekaman meliputi rekam data diri warga, rekam sidik jari (fingerprint), hingga biometrik atau rekam retina mata, dan juga tanda tangan. Kegiatan perekaman KTP-el dan pencetakan KK ini, oleh Dispendukcapil Kabupaten Jombang, dilakukan serentak di 3 desa di Kecamatan Wonosalam. Antara lain, Desa Carangwulung, Desa Sambirejo, dan Desa Wonosalam. 

Dalam kegiatan tersebut, Assiten I Bidang Pemerintahan Pemkab Jombang, Purwanto, turun langsung untuk memantau kegiatan dari perekaman KTP-el tersebut. Menurut Purwanto, kegiatan perekaman KTP-el ini merupakan instruksi langsung dari Kementerian Dalam Negeri, yang dilakukan serentak secara nasional.

"Alhamdulillah hari ini Jombang bisa melakukan kegiatan perekaman KTP Elektronik dan pencetakan KK secara serentak nasional," tandasnya. 

Dipilihnya Kecamatan Wonosalam ini, dikatakan Purwanto, bahwa lokasi tersebut masih terdapat banyak masyarakat belum melakukan perekaman KTP-el. "Di desa-desa yang kami tempati pelayanan ini, jumlah yang belum melakukan perekaman KTP ini masih banyak," tutupnya.(*)