Rumah Tenda
Rumah Tenda

Rumah adalah tempat untuk pulang, berteduh, beristirahat dengan sanak keluarga.

Tapi bagaimana jika rumah tersebut berada di daerah terpencil yang tidak ada penghuni lain, tidak ada listrik, wifi dan tidak ada keramaian.

Namun meskipun terpencil, yang namanya kampung halaman jelas akan rindu.

Berikut MalangTIMES akan mengulas beberapa rumah terpencil. 

Ada yang berada sendiri ditengah pulau, ada yang berada di ketinggian 8300 kaki dan masih banyak lainnya.

1. Nido

Adalah pemberian nama pada hutan kecil di Finlandia. Rumah milik Robin Faught, seorang designer yang ingin membangun rumahnya sendiri.

Dari tampilannya memang terlihat sangat unik, manis dan terkesan cukuo nyaman. 

Rumah ini dibangun dengan material lokal dan bahan daur ulang. 

Bahkan ia melakukan riset dan meminta persetujuam dari seorang arsitektur ternama.

Pembangunan rumah ini berlangsung kurang lebih tiga minggu. 

Ukuran kecil karena memang ada aturan yang berlaku, jadi jika ingin membangun rumah yang tanpa izin, bangunannya tidak boleh melebihi 9 meter persegi.

Tapi ia membuat langkah dengan mendirikan dua lantai. 

Lantai pertama ada dapur kecil dan ruang makan, kemudian lantai dua ada area tidur dengan penyimpanan. 

Sedangkan jendela diagonalnya memberikan cahaya matahari yang cukup.

Nah, Nido berarti Sarang Burung. Jadi jika kalian melihat rumah ini dari kejauhan akan tampak seperti sarang burung yang berada di dalam rindangnya pepohonan.

2. Casa Do Penedo

Dibagian utara Portugal ada sebuah rumah yang sangat unik. Rumah tersebut terbuat dari empat batu besar yang terintegrasi kedalam struktur bangunan. 

Pemiliknya membuat rumah ini untuk dijadikan hunian pedesaan dan banyak dimanfaatkan hanya saat libur saja.

Dibangun pada tahun 1974, interior rumah ini cukup unik, bergaya pedesaan dengan perabotan, tangga termasuk dari kayu gelondongan. 

Dan furniture nya pun terbuat dari kayu (berwarna) putih dan beton.

Belum lagi lokasinya yang cukup terpencil, rumah batu yang berada di lahan hijau itu 10 km dari arah laut Portugal.

Sayangnya, rumah yang tidak memiliki instalasi listrik ini sudah sangat tenar hingga banyak wisatawan yang berkunjung kesana, dan membuat pemiliknya ogah-ogahan untuk berkunjung. 

Karena tempat tersebut awalnya di design untuk tempat privat, tapi kini justru banyak yang kesana.

3. Hemloft

Joel Allen, seorang pengembang software membangun rumah mungilnya setelah pensiun dari pekerjaannya, selama masa pensiun, ia tinggal didalam mobilnya daripada menyewa rumah.

Dan suatu hari ia bertemu dengan pria tua bernama John di sebuah Festival Garlic Hills, yang membuatnya sadar bahwa ia lebih menyukai melihat kayu daripada layar laptop.

Lalu, ia meminta bantuan dana orang tuanya untuk dana dan meminta bantuan John untuk mengajari ilmu pertukangan. 

Ia justru mendapat banyak ide dari luar layar laptop dan memulai merancang bangunan rumahnya.

Dalam pemikirannya, ia ingin membangun rumah pohon dengan bentuk menyerupai telur yang gemuk. 

Interior dan eksteriornya terbuat dari kayu lokal, ada jendela atas yang bisa dibuka.

Disitu dekat dengan sumber mata air yang segar dan cukup jernih. 

Jika kalian ingin menjangkau rumah tersebut, harus melewati hutan terlebih dahulu.

Dari foto saja terlihat sangat nyaman, bagaimana jika berada disana, tentu akan mendapatkan suasana lebih tenang.

4. Beach Rock

Adalah sebuah rumah yang juga berada di pohon dan di kawasan hutan. Rumah ini berbentuk kubah yang terbuat dari kaca dan ada jendela kaca yang bisa dibuka selayaknya.

Rumah yang dibangun oleh Kobayasi Takashi ini awalnya untuk observasi alam. 

Dan kadang juga digunakan untuk tempat istirahat wisatawan yang berkunjunga ke hutan tersebut.

Strukturnya sangat futuristik dan hanya bisa dijangkau dengan tangga kayu. 

Sangat unik dan menarik, karena niatan Takashi awalnya untuk bisa berkomunikasi dengan makhluk luar angkasa.

5. Rumah Tenda

Rumah ini adalah milik wanita Jepang berusia 60 an, mereka berdua berfikir untuk menghabiskan masa tuanya di rumah yang menyenangkan.

Rumah Mini tersebut berada di sebuah Gunung Sizhoka, Jepang. 

Kedua wanita Jepang itu tinggal bersama pensiuanan pekerja sosial dan juru masak.

Rumah itu dibangun bekerjasama dengan seorang arsitektur bernama Issei Suma. 

Bentuk rumah tersebut seperti tenda di tengah hutan dan ada jendela dan pintu di beberapa sisinya. Dan di atapnya yang meruncing ada sebuah kaca kecil tempat masuknya cahaya matahari.

Rumah tersebut terdiri dari ruangan yang terpisah, ada dapur, ruang makan dan tempat mengumpul. 

Kamar tidurnya juga terlihat sangat nyaman, juga kolam renang yang dapat diakses dengan kursi roda.

6. Rumah Mini

Terletak di kawasan hutan California Utara, terdapat rumah kecil yang sangat nyaman jika digunakan untuk tempat berlibur. 

Rumah ini sangat unik karena menggunakan tenaga surya untuk energinya.

Rumah itu terbuat dari kayu dengan model panggung yang ceper, pokoknya mungil deh.

Kemudian ada teras luas tempat menaruh kursi dibagian depan rumah. 

Jendelanya juga full dari kaca, sangat adem jika dilihat dari luar.

Selain itu, didalamnya terlihat seperti kabin kecil yang muat untuk keluarga kecil dan juga ada cerobong asap yang digunakan untuk menghangatkan rumah.

7. Bjellandsbo Akrafjorden

Ada sebuah rumah kecil di Norwegia yang jika dilihat dari kejauhan seperti melengkung layaknya mainan anak kecil.

Rumah tersebut berada di pinggiran danau yang dibangun seorang arsitektur Norwegia dari batu dan kayu lokal.

Terintegrasi dengan alam sekitar, rumah tersebut atapnya juga tertutupi dengan lumut, jadi seperti bukit kecil. 

Rumah itu juga dilengkapi dengan pintu besar dan cerobong asap.

Dari dalam terlihat sangat nyaman karena sofa yang juga bisa digunakan untuk tempat tidur itu langsung menghadap keluar karena pintu dan jendela full kaca.

Ukuran total rumah tersebut adalah 376 kaki persegi dan dapat diakses dengan jalan kaki.

Sangat cocok digunakan jika pikiran sedang jenuh, karena berhadapan dengan danau dan diatas terlihat langit yang sangat luas tanpa terhalang bangunan seperti di perkotaan.

8. Birdhut

Jika dilihat, rumah satu ini seperti rumah burung. Hanya saja berukuran lebih besar. 

Rumah ini bertengger di sepanjang pepohonan hutan.

Seperti diawal, rumah tersebut seperti rumah burung dan memang di dalamnya juga ada 12 rumah burung, karena memang dirancang khusus untuk burung lokal yang hidup di Lembah Columbia.

Pondok yang berdiri 9 kaki dari tanah itu meniru proses burung membangun sarangnya. 

Berbahan dari kayu lokal dan daur ulang. Ada fentilasi di bagian atap, depan dan belakang rumah.

Selain itu, ada juga jembatan yang menghubungkan jalan berbatu untuk menuju sumber mata air. Hmm sangat nyaman bukan?

9. Luka Vuerich

Demi mengenang pendaki Luka Vuerich yang meninggal karena longsoran salju saat mendaki air terjun es di pegunungan, dekat Tarvisio.

Keluarga dan temannya membangun sebuah pondok. 

Berbentuk sebuah segitiga di atas Pegunungan Alpen Julian, di puncak Gunung Foronon Buinz.

Untuk menjangkaunya, sangat dibutuhkan kerja keras layaknya seorang pendaki, karena memang tempatnya terletak di 8300 kaki. 

Tapi pondok tersebut sangat nyaman, karena terbuat dari kayu dengan pintu menghadap selatan agar matahari terus menyinari.

Pembuatan pondok tersebut hanya menghabiskan waktu sehari. 

Kayu dan material lainnya dibawa oleh helikopter dan dikerjakan dengan 12 tenaga profesional. 

Tak hanya itu, mereka juga dibantu keluarga Vuerich dan relawan.

Pondok tersebut ditempati oleh pendaki yang berhasil mencapai puncak gunung. Berminat kesana?

10. Rumah Terpencil

Rumah yang terletak di Pulau Ellidaey, tepatnya diujung selatan Islandia. 

Jika dilihat dari jauh, pulau tersebut sangat indah karena bentuknya yang melengkung. 

Namun jangan salah, pulau tersebut dalam ceritanya sangat misterius.

Nah untuk rumahnya sendiri, katanya pernah ditempati oleh lima keluarga yang hidup beternak dan memancing, tapi satu persatu mereka pergi sekitar tahun 1930 karena merasa terisolasi.

Memang, disana rumah tersebut adalah satu-satunya bangunan yang berdiri. 

Hanya ada tetumbuhan dan lumut seperti pulau pada umumnya.

Namun, saat ini rumah tersebut digunakan oleh asosiasi berburu lokal saat beristirahat. 

Untuk menuju kesana, mereka biasanya menggunakan perahu.

Nah, itu tadi 10 rumah terpencil yang ada di dunia. 

Pembaca setia MalangTIMES ada yang mempunyai keinginan untuk pergi ke salah satu rumah unik yang terpencil tersebut?